Acara Pembukaan Pekan Budaya Irau ke 8 dan HUT Malinau ke 15

pembukaan hut malinau ke 15 dan irau ke 8

Ulang tahun melambangkan hari lahirnya manusia atau hari jadinya suatu daerah dan dirayakan setiap bertambahnya usia dengan interval 1 tahunan. Tak terkecuali Kab. Malinau. Pada tanggal 26 Oktober 2014 Kab. Malinau akan genap berusia 15 tahun. Di usianya yang menginjak 15 tahun, Kab Malinau selalu berbenah dari tahun ke tahun guna memajukan dan semakin mensejahterakan masyarakatnya. Dalam rangka hari jadinya dan bertepatan dengan pesta rakyat yang digelar setiap 2 tahun sekali atau sering disebut dengan Irau, Kab. Malinau menggelar berbagai perlombaan, pertunjukan seni dan budaya serta panggung hiburan yang mengundang artis dari ibu kota. Di hari jadinya yang ke-15, Kab. Malinau mengambil tema “Kreatifitas Nasionalisme, Kebangsaan dan Budaya Dalam Membangun Kabupaten Malinau”. Rabu (15/10), sebelum pembukaan HUT Kab. Malinau ke-15 dan Irau ke-8, pada pukul 08.30 Wita digelar karnaval budaya dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT Kab. Malinau ke-15 dan Irau ke-8. Acara karnaval budaya dilepas oleh Sekda Kab. Malinau (Prof. Dr. Andri Patton) dan diikuti sekitar 10.000 peserta yang terdiri dari seluruh lapisan masyarakat, lembaga adat ,aparatur pemerintahan serta para pelajar yang ada di Kab. Malinau.

Selesai karnaval budaya langsung disambung dengan atraksi angklung dari SMP 01 Malinau Kota dan marching band dari anak-anak TK Kasih Bunda. Semua penonton senang sekaligus tersenyum melihat tingkah polah anak-anak TK yang memainkan marching band. Ada yang bersemangat sampai keluar barisan ada pula yang hanya terdiam karena kebingungan. Tapi secara keseluruhan penampilan dari TK Kasih Bunda sangat menghibur. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si. Dalam sambutannya Bupati mengatakan “Mari kita bersama-sama membangun Malinau yang kita cintai ini. Di umur Kab. Malinau yang sudah menginjak angka 15 kita harus semakin baik lagi. Malinau merupakan gambaran dari Indonesia kecil. Semua yang tinggal di Malinau bukan hanya satu atau dua suku, tapi berbagai macam suku ada disini, oleh karena itu mari kita bangun Malinau ini secara bersama-sama. Walaupun berbeda-beda suku tapi kita tetap satu yaitu Malinau” ungkapnya.

HUT Kab. Malinau ke-15 dan Irau ke-8 dibuka oleh Pj. Gubernur Kalimantan Utara Ir. H. Irianto Lambrie, MM. Sebelum membuka HUT Kab. Malinau dan Irau, beliau berpesan “Di usia Kab. Malinau yang ke-15 ini, Kab. Malinau telah mengalami kemajuan di berbagai bidang. Semua itu berkat Bupati yang telah terpilih benar-benar memperjuangkan aspirasi rakyat. Beberapa tahun yang lalu, Kab. Malinau itu identik dengan daerah yang masih terisolir, akan tetapi berkat kerjasama segala instansi dan masyarakat daerah, sekarang gambaran masyarakat yang dulu berfikir bahwa Kab. Malinau adalah daerah yang terisolir sekarang gambaran itu secara perlahan terhapus. Kab. Malinau merupakan daerah yang mendapat anugerah alam yang luar biasa dari Tuhan. Hal ini harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin sehingga mampu memberikan pendapatan bagi daerah”.

Pembukaan secara simbolis dilakukan oleh Pj. Gubernur Kalimantan Utara beserta Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kab. Malinau dengan pelepasan burung Merpati. Untuk memeriahkan pembukaan HUT Kab. Malinau dan Irau, Pemda Malinau mengundang penerjun dari Kopassus yang berjumlah dua belas penerjun, tiga penerjun diantaranya merupakan Kowad (Komando Wanita Angkatan Darat). Penerjun Kowad tersebut yakni Kapten Caj (K) Yose Damayanti, Serda (K) Putu dan Serda (K) Desi.

Kedua belas penerjun terbang dengan menggunakan Helikopter jenis MI-17. Penerjunan dibagi menjadi dua kloter. Kloter pertama sebanyak 6 penerjun yang semuanya laki-laki sedangkan di kloter kedua terdapat 3 srikandi-srikandi Kopassus yang melakukan penerjunan. Para penerjun melaksanakan penerjunan pada ketinggian 7000 kaki di atas permukaan laut. Saat melakukan pendaratan, semua penerjun tepat sasaran dan para penonton memberikan tepuk tangan yang sangat meriah. Pada pukul 16.00 Wita, Bupati dan rombongan mengunjungi stand-stand yang telah dipersiapkan oleh masing-masing instansi, suku dan pihak swasta. Semua stand berlomba-lomba untuk menampilkan yang terbaik. Bupati pun merasa senang dengan berbagai keragaman dan keunikan dari masing-masing stand. Pada malam harinya, warga Malinau dihibur oleh artis-artis ibu kota diantaranya Jamrud, Zhifilia, Irma D’Academy dan tak mau ketinggalan, dari pihak Kopassus pun turut menyumbangkan dua lagu yakni lagu yang berjudul Pacar Lima Langkah dan Kereta Malam. Kedua lagu tersebut dinyanyikan oleh Serda (K) Desi. Selain hiburan berupa music, warga Malinau juga dihibur dengan pesta kembang api. Semua warga Malinau tumpah ruah menyaksikan acara tersebut.

sumber : kodimmalinau.com

(Visited 282 times, 1 visits today)
Tags:

Leave a Reply