Air Laut Berubah Warna Menjadi Merah Darah, Warga Tarakan Heboh

Sungai di Tarakan Merah

Sejak Minggu memarin Warga Jembatan Bongkok Tarakan Kalimantan Utara dikejutkan dengan perubahan air laut yang berwarna merah darah. Ada yang menduga ini fenomena alam, namun ada juga yang memprediksi akibat pencemaran lingkungan akibat ada oknum yang diduga keras membuang limbah sembarangan.

Kendati demikian, Dinas Badan Penanggulangan Lingkungan Hidup (DBPLH ) kota Tarakan tidak langsung gegabah mengambil kesimpulan, karena air yang berubah warna tersebut harus diuji terlebih dahulu baru dilakukan tindakan.

Diketahui, kejadian perubahan air laut menjadi warna merah, terjadi dilokasi antara RT 21 dan RT 22 Kelurahan Karang rejo pantai, Tarakan Barat. Hasil tes yang dilakukan Dinas BPLH kota Tarakan, perubahan air laut tersebut akibat pencemaran pupuk organik, namun kategorinya tidak membahayakan.

Tapi diharapkan bagi warga sekitar agar tidak melakukan aktifitas yang menggunakan air yang tercemar itu. Selain member himbauan kepada warga, Dinas BPLH juga sudah memberikan sangsi kepada pelaku pencemaran tersebut dalam bentuk teguran.

Kepala Dinas BPLH Kota Tarakan, Subono, ketika dikonfirmasi melalui telpon selulernya malam tadi mengatakan, bahwa pihaknya juga sudah melakukan uji sampel air yang berwarna merah darah tersebut. Hasilnya dikategorikan bukan sebagai limbah yang berbahaya, karena disekitar lokasi kejadian tidak ditemukan adanya biota laut atau sungai yang mati atau mengapung.

“Kita dari BPLH sudah melakukan upaya penelitian terhadap limbah itu, tidak berbahaya karena disekitar lokasi air tersebut belum ditemukan hewan seperti ikan mati akibat limbah pupuk tersebut. Namun demikian kami tetap menghimbau kepada warga sekitar agar tidak melakukan aktifitas atau menggunakan air yang berubah warna merah darah, “ kata Subono seraya menambahkan bahwa pelaku pencemaran sudah diberi sangsi teguran atas kelalainnya.

Sementara H Togar salah satu warga sekitar lokasi kejadian mengaku kaget dengan kejadian dimaksud, “heboh mas, bahkan ada yang menduga ini fenomena alam ghaib, “katanya. *

sumber : BeritaKaltara

(Visited 206 times, 1 visits today)

Leave a Reply