Rabu 15 Okt 2014, Akhirnya Sukses Juga Penggantian Batang Diagonal Jembatan Jelarai

Setelah sempat tertunda beberapa waktu lalu, akhirnya penggantian salah satu batang diagonal jembatan Jelarai sukses dilakukan, Rabu (15/10). Penggantian salah satu komponen penting pada jembatan yang menghubungkan Tanjung Selor-Berau dan kabupaten/Kota di Kaltim-Kaltara ini kurang lebih memakan waktu seperempat hari.
“Iya penggantiannya mulai pagi tadi sekitar jam 08.00 sampai  jam 12.00 sudah selesai. Tinggal memasang bautnya saja, dan mengencangkan baut-baut batang diagonal lainnya yang sempat kendor,” sebut salah seorang pekerja yang terlibat dalam penggantian batang diagonal tersebut, Rabu (15/10).
Sementara itu, Ramang ST Kepala UPTD Dinas Pekerjaan Umum Kaltim Wilayah Utara mengungkapkan, meskipun penggantian batang diagonal jembatan telah selesai, namun untuk kelancaraan arus kendaraan yang melewati jembatan tampaknya harus sedikit bersabar.
Pasalnya, salah satu lajur jembatan masih akan ditutup demi melancarkan pembongkaran seluruh komponen-komponen yang digunakan saat penggantian batang diagonal. Kemungkinan besar, pembongkaran tersebut kata Ramang, dapat diselesaikan dalam waktu dua atau tiga hari ke depan.
“Separuh ruas jalan ditutup sementara. Tetapi separuhnya tetap dibuka. Ini supaya pekerja bisa membuka kembali alat-alat yang terpasang pada saat melakukan penggantian batang diagonal. Kami harap semua pengguna jalan untuk pelan-pelan sementara. Kepada pemprov Kaltara dan instansi di Pemkab Bulungan kami berterima kasih telah memfasilitasi penggantian batang diagonal ini,” sebutnya, Kamis (15/10) kepada Tribun.
Kendati demikian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Kaltara, Suheriyatna menghimbau kepada kontraktor menyelesaikan tugas penggantian batang diagonal jembatan ini dengan ketelitian. Diharapkan, kondisi jembatan betul-betul dapat dilalui dengan normal kembali.
Ia juga mengungkapkan, berdasarkan perencanaan Dinas PU dan Tata Ruang Kaltara, jembatan Jelarai bakal dikonsep untuk dijadikan jembatan kembar. Hal ini bukan tanpa alasan. Intensitas kendaraan yang melalui jembatan juga cukup tinggi sehingga sangat dimungkinkan untuk dibuat jembatan kembar.
“Anggaran tahun 2015 sudah direncanakan.  Mudah-mudahan di 2016 minimal sudah mulai pengerjaannya,” sebutnya.
Untuk diketahui, jembatan yang menghubungkan Tanjung Selor dan Kabupaten Berau (Kaltim) ini sebelumnya ditutup total pada Kamis (2/10) lalu selama kurang lebih 10 jam untuk penggantian batang diagonal yang bengkok akibat tertabrak oleh kendaraan alat berat. Namun pengerjaan batang diagonal jembatan tersebut gagal dilaksanakan lantaran penyangga/perancah aboutmen jembatan tidak dalam posisi sempurna, dan terpaksa harus dilakukan perbaikan posisi selama beberapa hari terakhir.
Akhirnya, Rabu (15/10), penggantian batang diagonal jembatan yang rusak telah diganti dengan batang diagonal yang baru. Penggantian komponen jembatan ini selain sempat disaksikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Kaltara, Suheriyatna, juga dipantau langsung oelh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan
Sumber : Tribunnews

(Visited 2,164 times, 1 visits today)
Tags:

Leave a Reply