Aturan Baru BPJS Kesehatan Dinilai Persulit Warga Masyarakat

aturan-baru-BPJS-Kesehatan

Aturan Baru BPJS Dinilai Persulit Warga Masyarakat. Di tengah upaya pemerintah yang ingin memermudah akses masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan dan memperluas cakupan layanan kesehatan bagi warga miskin, terbit peraturan baru BPJS Kesehatan Nomor 4 Tahun 2014 yang berlaku mulai 1 November 2014.

Yang menarik adalah banyak kalangan menilai bahwa peraturan baru BPJS Kesehatan nomor 4 tahun 2014 itu justru dinilai lebih mempersulit masyarakat yang ingin mendapatkan jaminan kesehatan. Pasalnya dalam peraturan baru itu, masyarakat yang ingin menjadi peserta BPJS Kesehatan yang baru harus  memiliki rekening Bank Mandiri, BNI, dan BRI.

Kesulitan lainnya adalah layanan kesehatan baru bisa digunakan warga setelah tujuh hari terdaftar secara resmi sebagai peserta BPJS kesehatan. Yang paling menyusahkan adalah bahwa para pendaftar harus mendaftarkan seluruh anggota keluarga secara sekaligus sesuai dengan Kartu Keluarga (KK), serta harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik.

Pernyataan ini disampaikan oleh Koordinator BPJS Watch seperti dikutip dari Harian Terbit pada Minggu (2/11/2014). Jika syarat yang baru demikian, maka itu justru akan memberatkan masyarakat, karena saat ini tidak semua masyarakat mampu membayar iuran untuk satu keluarga sekaligus sesuai yang ada di Kartu Keluarga (KK). Tak hanya itu, waktu tunggu selama tujuh hari untuk dapat menggunakan kartu juga bertentangan dengan janji mantan Presiden SBY dan pemerintahan Jokowi-JK.

Yang lebih disayangkan adalah kebijakan ini muncul tiba-tiba tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu. Tindakan ini dinilai sebagai arogansi BPJS Kesehatan dan sangat bertentangan dengan niat awal dibentuknya UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan UU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

 

(Visited 96 times, 1 visits today)

Leave a Reply