Jarak Pandang Hanya 800 Meter, Penerbangan ke Kaltara Ditutup

f6e475bc1a76c096b8b0f569ab35b77d_bandara-tanjung-harapan
Aktifitas penerbangan di Bandar Udara (Bandara) Tanjung Harapan, Tanjung Selor ditutup total, Jumat (2/10). Penutupan tersebut dilakukan lantaran kabut asap yang menyelimuti langit Tanjung Selor sejak Kamis (2/10) semakin pekat dan tebal.

Catatan Stasiun Metereologi Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika Tanjung Selor menyebutkan jarak pandang akibat kabut asap yang terjadi berkurang drastis dari 10.000 meter untuk jarak normal menjadi 800 meter.

“Untuk itu kami sarankan ke pihak bandara untuk tidak melakukan aktifitas penerbangan sementara waktu. Kita tunggu perkembangan, jika kabut asapnya mulai tipis, dan jarak pandang berangsur normal kemungkinan penerbangan bisa dibuka kembali,” sebut Irman Sonjaya, Kepala Stasiun BMKG Tanjung Selor, ketika ditemui Tribun di ruang kerjanya.

Selain mengakibatkan jarak pandang berkurang, partikel-pertikel kabut asap dengan mudah dapat mempengaruhi kinerja mesin pesawat. Dengan demikian, BMKG berani menyatakan kabut asap yang menyelimuti Tanjung Selor dalam taraf bahaya.

Dikonfirmasi terpisah, Sarjono, Kepala Urusan Umum mendampingi Kapala Bandara Tanjung Harapan, Gatot Riyadi mengungkapkan penutupan bandara ini dilakukan hingga waktu yang tidak ditentukan. Pasalnya berdasarkan informasi BMKG, kabut asap diprediksikan akan bertahan hingga beberapa hari ke depan.

“Bahkan pernah terjadi kita tutup bandara sampai satu minggu karena kabut asap. Untuk kali ini kita pantau terus berdasarkan informasi BMKG. Jika BMKG menyatakan aman terbang, ya kita buka. Kalau BMKG bilang masih membahayakan, kita tidak ingin ambil resiko,” sebutnya, saat ditemui tengah memantau kabut asap di runway Bandara Tanjung Harapan.

Sumber : Tribun kaltim

(Visited 50 times, 1 visits today)

Leave a Reply