‘Kabinet Kerja’ Nama Kabinet Presiden Jokowi

presiden-jokowi-ketika-mengumumkan-kabinet-

Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya Presiden Joko Widodo menggelar jumpa pers pengumuman kabinet. Di awal, dia langsung menyebut nama kabinetnya: kerja. Dia juga menyatakan, bahwa pengumuman dilakukan saat enam hari kerja setelah dilantik dan delapan hari lebih cepat sesuai dengan batas akhir pembentukan kabinet.
“Kabinet baru sudah terbentuk dan kita beri nama kabinet kerja,” kata Joko Widodo di halaman Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakpus, Minggu (26/10). Sebelumnya, saat era presiden SBY kabinetnya diberi nama Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I dan Jilid II. Sementara di era Megawati Soekarno Putri Kabinet Gotong Royong. Jokowi dalam kampanyenya memang selalu mengajak para menterinya untuk fokus kerja. Bahkan dia selalu menyebut jargon kerja kerja kerja.
Pada pengumuman para menterinya yang berjumlah 34 orang itu,  Presiden Jokowi mengenalkan satu persatu menteri dengan memanggil menteri satu persatu. Para menteri berdiri di Istana dan kemudian dipanggil berlari ke halaman istana.
Para menteri yang dipanggil itu menggunakan dresscode baju putih celana hitam. Setalah namanya dipanggil dan maju berbaris di kanan serta kiri Jokowi yang didamping istri dan Jusuf Kalla yang juga didamping istri, para menteri itu diperkenalkan secara singkat profilnya masing-masing.
Dari komposisi 34 menteri itu, terdapat delapan perempuan, di antaranya

  1. Menteri Kelautan dan Perikanan; Susi Pudjiastuti,
  2. Menteri Luar Negeri;  Retno Lestari Priansari Marsudi,
  3. Menteri BUMN; Rini M Soemarno,
  4. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan; Siti Nurbaya ,
  5. Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; Puan Maharani,
  6. Menteri Kesehatan; Nila F Moeloek,
  7. Menteri Sosial; Khofifah Indar Parawansa,
  8. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Yohanan Yambise.

Kemudian ada nama-nama yang sebelumnya sudah pernah duduk sebagai menteri, seperti :

  1. Menko Bidang Perekonomian Sofjan Djalil yang pernah menjabat sebagai menteri BUMN, Menkoinfo pada Kabinet Indonesia Bersatu SBY.
  2. Kemudian Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa juga pernah menjabat sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan pada Kabinet Persatuan Nasional di Era Gus Dur.
  3. Menteri Agama  Lukman Hakim Saefuddin sebelumnya juga menjabat sebagai Menteri Agama di Kabinet Indonesia Bersatu II SBY menggantikan SDA.
  4. Menteri BUMN Rini Sumarno sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada Kabinet Gotong Royong di era Megawati.

 

Sementara sisanya merupakan wajah baru, baik dari professional maupun politisi, di antara menteri itu, tiga menteri berasal dari BUMN, yakni  Menteri Pariwisata, merupakan Dirut PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), Menteri Perhubungan Ignasius Jonan masih aktif menjadi Dirut PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Menteri ESDM Sudirman Said berasal dari Dirut PT Pindad.

Sementara itu, anak Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Puan Maharani, dipilih oleh Presiden Jokowi sebagai Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Usai didaulat sebagai menteri, Puan mengatakan, dirinya tak mau jika disebut sebagai titipan.
“Saya berharap diberikan ruang kepada saya, jangan hanya dikatakan titipan, tapi tentu saja insya Allah amanah ini bisa saya jalankan sebaik-baiknya,” ujar Puan Maharani. Dia mengatakan, dirinya selama ini mengikuti proses seleksi menteri tersebut dengan baik. Termasuk ketika namanya diaudit oleh KPK dan PPATK.
“Semua nama dilaporkan ke KPK dan PPATK. Semua proses seleksi saya ikuti dan alhamdullillah semua lancar dan kemudian jika dianggap masalah mungkin tidak sampai hari ini,” katanya. Hari ini, rencananya Jokowi akan melantik 34 menterinya di Istana Merdeka.

(Visited 296 times, 1 visits today)

Leave a Reply