Pengalaman Menabung melalui Mesin Setor Tunai di BNI Tanjung Selor

Ada kabar terbaru dari teman saya, bahwa BNI Tanjung Selor sekarang sudah ada mesin setor tunai, ini yang selalu saya tunggu2 karena saya selalu direpotkan akan transaksi menabung ke teller yang super antri demi kelancaran bisnis ppob saya.

Tahu sendiri kan kalo bisnis PPOB perputaran uang begitu cepat seminggu bisa dua kali saya harus setor atau menabung.

Untungnya BNI sekarang sudah ada mesin setor tunai, karena saya belum berpengalaman dalam menyetor uang tunai saya googling duli di youtube bagaimana step by step cara menyetor tunai oh ternyata simpel juga ga ribet.

Akhirnya kuberanikan diri untuk mencoba mesin setor tunai pada saat jam kerja soalnya kalo libur takut ada kejadian uang ga keluar susah complainnya hihih.

Untuk Tahap percobaan sy menabung dengan uang 1juta dengan 5 lembar pecahan 100rb dan 10 pecahan 50rb.

Langkah pertama masukan kartu ATM dan masukan pin, kemudian muncul pilihan menu pilih SETOR TUNAI –>Pilih Rekening Tabungan –>beberapa saat kemudian kotak pengisian uang terbuka kemudian saya masukan semua uang semua pecahan, tak berapa lama uang di proses dan muncul di layar jumlah uang kemudian klik OK.
Dan alhamdulilah uangpun berhasil masuk dengan dicetaknya struk setoran.

Ternyata mudah sekali ya menabung dimesin setor tunai tanpa saya harus mengantri di teller.

Ada beberapa tips jika anda ingin menyetor uang di mesin setor tunai:

1. Uang ga boleh lecek atau jelek
2. Tidak boleh ada steples atau benda yang menghalanginya.
3. Tidak boleh terlipat.
4. Kalo saya biasa uang disetrika dulu kalo udah keras susun dan jangan dilipat dijamin deh pasti berhasil.

Posted from WordPress for BlackBerry.

(Visited 3,607 times, 9 visits today)
Tags:

2 Responses

  1. author

    Celengan ATM Mini2 years ago

    <<== ouwh gitu tah tipsnya ūüôā

    Reply
  2. author

    Mainan Edukasi Anak Celengan ATM2 years ago

    mengenalkan menabung sangat pnting untuk si buah hati, karena untuk mengatur finansial merupakan hal yang fundamental dan mendasar. jadi sedari kecil harus dibiasakan sehingga ketika sudah masuk di usia produktif dia bisa mengatur keuangannya dengan baik

    Reply

Leave a Reply