Sebutan BIRAU di Ganti Menjadi PEKAN BUDAYA DAERAH 2014

Peringatan HUT Tanjung Selor dan Bulungan yang biasa disebut Birau harus dirubah. Karena, Pemkab telah mengganti pengunaan nama kegiatan yang puncaknya pada 12 Oktober menjadi Pekan Budaya Daerah.

Hal itu menyusul adanya peraturan yang dikeluarkan pemerintah pusat tentang aturan pendanaan dalam hari besar. Aturan itu menyebutkan, tidak boleh ada penggunaan dana APBD dalam kegiatan hari besar, kecuali namanya Pekan Budaya Daerah. Sehingga, Pemkab mengambil kebijakan merubah sebutan Birau menjadi Pekan Budaya Daerah.

“Jika secara hukum Birau ini tidak boleh pakai dana APBD, sesuai UU yang berlaku. Tapi jika Pekan Budaya Daerah, hal ini dilindungi UU,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Datu Jamlus, Kamis (11/9), di Gedung Diklat.
Sebutan Birau sudah dipakai turun temurun, tapi karena terganjal peraturan itu harus  dirubah. Sebutan itu awalnya digunakan pada jaman kesultanan. Sebutan itu terus dipakai dan menjadi budaya. “Bukan hanya Bulungan yang sebutannya seperti itu. Ada Kukar dengan sebutan Erau.

Karena awalnya ini merupakan kegiatan Kesultanan,” ceritanya.
Sejauh ini, belum ada keberatan dari warga terkait perubahan nama itu. Pemerintah tetap membebaskan warga mempergunakan nama Birau itu. Tapi, Pemkab tetap akan menggunakan nama Pekan Budaya Daerah. Untuk tahun ini, Pemkab mengelontorkan dana senilai Rp8 miliar untuk kegiatan itu.
Sumber : korankaltim

(Visited 46 times, 1 visits today)

Leave a Reply