Sungai Kayan Dikeruk, Arus Tranportasi Air Lancar

Untuk mengatasi pendangkalan Sungai Kayan yang selama ini menghambat arus transportasi sungai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bulungan mulai melakukan pengerukan sungai. Pengerukan tahap awal oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum Bulungan dilakukan di daerah Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur.
Kepala Dinas PU Bulungan Hasan Pemma melalui Kasi Pembangunan Bangunan Air Bidang Pengaira

n, Irawan mengatakan, normalisasi sungai tahap awal dilakukan di Sungai Kayan, di sekitar Selimau. Hal ini dilakukan di daerah tersebut, karena terjadi pendangkalan paling parah di wilayah itu, dan sering menyebabkan kapal besar pengangkut barang kandas.
Dikatakannya, sebelum melakukan pengerukan, sejauh ini pihaknya telah menyusun program perencanaan secara teknis, serta mengumpulkan data yang nantinya sebagai acuan dalam melakukan kegiatan normalisasi sungai.
“Tapi data yang telah kami susun belum lengkap. Karena itu, kami berharap koordinasi dari sejumlah instansi lain. Seperti data berapa jumlah kapal yang masuk, jenis-jenis kapalnya apa saja, serta data-data teknis lainnya,” ungkap Irawan.
Dia mengatakan, pengerjaan pengerukan sungai tersebut ditargetkan akan selesai dalam waktu enam bulan. Berkaitan dengan pembiayaan, dia mengatakan, telah dikoordinasikan dengan Dinas PU Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
“Anggaran kami sangat minim. Tapi, pengerukan ini berkaitan dengan kelangsungan perekonomian di Bulungan. Kami akan upayakan untuk dapat menyelesaikannya,” imbuh Irawan. Disebutkannya lagi, anggaran awal yang dialokasikan sebesar Rp200 juta dari APBD Bulungan.
Secara terpisah,  Kepala Dinas Perhubungan Bulungan Baharuddin mengatakan, lokasi yang saat ini dikeruk kedalamannya sangat dangkal, yakni di bawah empat meter. Menurutnya, kedalaman sungai yang dapat dilewati kapal besar seperti yang biasa mengakut barang ke Pelabuhan Tanjung Selor adalah minimal empat meter.

(Visited 73 times, 1 visits today)
Tags:

Leave a Reply