Warga Tanjung Selor Mengeluh Tarif Listrik Naik Terus

Warga tanjung selor mengeluhkan naiknya tarif listrik, mereka tidak mengetahui bahwa mulai dari bulan juli sampai november ini sudah 3 kali tarif listrik naik.

Seperti yg dirasakan warga jelarai biasa mereka membeli token listrik 100rb ukuran 1300VA atau 6 ampare cukup untuk 1 bulan untuk pengisian bulan november ini 100rb hanya cukup untuk 10-12 hari saja jadi kebayangkan sebulan untuk kebutuhan listrik saja sekitar 300rb. Maklum saja warga menjerit setelah di berikan musibah naik listrik selama 3 kali masih di bulan yg sama juga tepatnya 18 november pemerintah menaikan harga BBM sehingga berpengaruh juga ke harga-harga yg lain. Kalo sudah begini rakyat juga yang dirugikan.

Sebagai info saja bagi anda yg tidak mengetahui kenaikan listrik yg telah naik sekitar 3 kali berikut info dari PLN yang telah di umumkan pada bulan juli yang lalu.

UPDATE 1 JULI 2014 ! Akhirnya kenaikan listrik benar-benar dilakukan pemerintah melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 Tahun 2014, kenaikan tarif untuk baru berlaku secara periodik setiap 2 bulan sekali dimulai pada 1 Juli 2014 yaitu 1 Juli-31 Agustus 2014, 1 September-31 Oktober 2014, dan 1 November 2014, berikut adalah golongan yang mengalami kenaikan :

  1. Untuk golongan I-3, tarif semula Rp 864 per kWh akan naik menjadi Rp 964 per kWh. Pada 1 September 2014, tarif akan naik lagi menjadi Rp 1.075 per kWh, dan per 1 November 2014 kembali naik menjadi Rp 1.200/kWh.
  2. Untuk golongan R-2 dengan 3.500 VA hingga 5.500 VA, tarif semula Rp 1.145 per kWh akan naik menjadi Rp 1.210 per kWh. Per 1 September 2014 tarif ini akan naik lagi menjadi Rp 1.279/kWh, dan per 1 November 2014 kembali naik menjadi Rp 1.352/kWh.
  3. Untuk golongan R-1 dengan kapasitas 2.200 VA, tarif semula Rp 1.004 per kWh akan naik menjadi Rp 1.109/kWh. Lalu, per 1 September 2014 naik lagi menjadi Rp 1.224/kWh, dan per 1 November 2014 kembali naik menjadi Rp 1.353/kWh.
  4. Untuk golongan R-1 dengan kapasitas 1.300 VA, tarif semula Rp 997 per kWh akan naik menjadi Rp 1.090/kWh. Per 1 September 2014, tarif ini naik lagi menjadi Rp 1.214/kWh, dan kembali naik pada 1 November 2014 menjadi Rp 1.352/kWh.
  5. Untuk golongan P-3, dari Rp 864 per kWh naik menjadi Rp 1.104/kWh. Per 1 September 2014 naik lagi menjadi Rp 1.221/kWh, lalu per 1 November 2014 kembali naik menjadi Rp 1.352/kWh.
  6. Untuk golongan P-2 dengan kapasitas di atas 200 kVA, tarif semula Rp 1.062 per kWh naik menjadi Rp 1.081/kWh. Per 1 September 2014 naik lagi menjadi Rp 1.139 per kWh, lalu per 1 November 2014 kembali naik menjadi Rp 1.200 per kWh.

Demikianlah daftar kenaikan tarif dasar listrik yang berlaku efektif mulai 1 juli 2014 , untuk golongan rumah tangga dengan daya 450va dan 900va tidak mengalami kenaikan karena masih banyak golongan tidak mampu yang menggunakan daya tersebut.

(Visited 165 times, 1 visits today)

Leave a Reply