Asuransi Anti Bangkrut

Pemerintah berupaya memproteksi koperasi dan usaha mikro kecil (KUMK), untuk menumbuhkan usahanya melalui program pembiayaan. Dalam program ini, pemerintah menyediakan modal bagi pelaku usaha mikro melalui koperasi wanita, koperasi nelayan/masyarakat pesisir/ketahanan pangan.

Penyediaan modal dalam bentuk bantuan dana untuk masyarakat dengan status hibah dan digunakan untuk memperkuat permodalan, guna menumbuhkan usaha koperasi, anggota koperasi, serta pelaku usaha mikro dan kecil. Bantuan dana untuk masyarakat dengan status hibah ini untuk pengembangan wirausaha pemula. Selain itu, Kementrian Koperasi dan UKM akan menginventarisasi daftar UMK peserta dengan program sertifikasi hak atas tanah (SHAT) dan evaluasi UMK peserta program pasca-SHAT. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan akses pembiayaan.

Untuk penguatan permodalan melalui peningkatan aksesabilitas kredit perbankan diperlukan upaya peningkatan kemampuan penyediaan jaminan kredit, dengan meningkatkan status hukum atas tanah yang dimiliki pengusaha mikro dan kecil.

Dengan berupaya memberikan dukungan peningkatan status hukum atas tanah pengusaha mikro dan kecil, guna penyediaan jaminan kredit melalui kegiatan pemetaan dan sertifikasi hak atas tanah.dan untuk penguatan kapasitas usaha dan posisi tawar koperasi simpan-pinjam (KSP)/koperasi jasa keuangan syariah (KJKS) dalam memberikan pelayanan usaha diperlukan sinergi untuk mengoptimalkan kekuatan dalam penghimpunan simpanan dan memberikan pinjaman/pembiayaan melalui jaringan kerja sama usaha antar-KSP/KJKS dan dengan perbankan melalui pembentukan Apex KSP/KJKS.

Dalam hal ini bank berperan sebagai pengayom, terutama pada saat KSP/KJKS kekurangan likuiditas (mismatch). Kerja sama dalam tiga komponen pooling of funds, financial assistance, dan technical assistance.

Adapun program lain dalam memproteksi koperasi dan usaha mikro kecil dengan meluncurkan Asuransi Antibangkrut (Siabang). Asuransi ini merupakan asuransi mikro yang memberikan santunan uang jika terjadi risiko kebakaran, ledakan kompor atau tabung gas, kejatuhan pesawat terbang, asap, kerusuhan, tertabrak kendaraan, letusan gunung berapi (erupsi), dan gempa atau tsunami. Dia menjelaskan, Asuransi Antibangkrut terdapat dua pola, yaitu Siabang konvensional dan syariah. Premi yang harus dibayarkan Rp 40.000 dan akan memperoleh santunan Rp 5.000.000 per unit Siabang yang dapat digunakan untuk memulai usaha kembali.

Baca Juga :   Ini Dia Kerugiannya Jika Mobil Tidak Dilindungi Asuransi

Melalui berbagai program pembiayaan ini menunjukkan bahwa pemerintah masih berpihak kepada KUMK.

 

(Visited 191 times, 1 visits today)
Rate this article!
Asuransi Anti Bangkrut,5 / 5 ( 1votes )

Leave a Reply