Lead magnet mechanism merupakan sebuah metode yang dibuat untuk menarik konsumen.Siapa yang tidak ingin meningkatkan proses penjualan dalam usahanya? Tentu semua orang berharap demikian. Lantas bagaimana caranya untuk menarik banyak pengikut?

Metode lead magnet bisa dikatakan sebagai hukum timbal balik. Ada juga yang menyebut lead magnet mechanism sebagai teknik psikologi resiprokal. Memang dalam bisnis tidak jarang menggunakan psikologi marketing. Karena mempelajari serta menerapkan psikologi marketing dengan benar dapat membawa dampak positif seperti meningkatkan penjualan.

Anda dapat belajar cara mempengaruhi emosional serta empati calon pelanggan. Pelanggan akan tertarik dan terpengaruh untuk membeli produk hanya berdasarkan kalimat yang menarik. Dengan begitu akan mempengaruhi tingkat penjualan dalam bisnis Anda.

  1. Penerapan Lead Magnet dalam Menarik Pelanggan

Contoh dari teknik psikologi resiprokal adalah seperti saat Anda akan launching sebuah produk baru. Ketika berkunjung ke supermarket, Anda menemukan sample produk gratis. Biasanya sample tersebut adalah produk makanan atau minuman. Setelah mencoba sample gratis, Anda merasa ingin membeli produk tersebut. Tidak jarang produk yang akan dibeli itu menyertakan bonus sample produk baru lainnya.

Dengan bonus sample gratis, Anda akan mengetahui apakah konsumen menerima umpan atau lead magnet mechanism dan merasa cocok dengan produknya. Setelah menggunakan teknik pemberian sampel maka Anda dapat memulai tahapan marketing lanjutannya. Namun, Anda tidak akan langsung melakukan proses marketing melainkan membangun kepercayaan dari konsumen terlebih dahulu.

Jika calon konsumen cocok dengan produk sample gratis maka mereka akan langsung mulai melakukan pembelian dari produk yang Anda tawarkan. Untuk kembali menarik minat konsumen tersebut, Anda bisa kembali memberikan bonus tambahan. Dengan begitu, konsumen tersebut akan menjadi pelanggan setia. 

Anda bisa melihat bagaimana cara menyaring konsumen yang benar-benar tertarik berdasarkan kesadaran, ketertarikan, pertimbangan hingga memutuskan untuk membeli atau tidak. Begitulah sedikit gambaran membangun lead magnet mechanism melalui sistem funnel.

  1. Jenis Lead Magnet yang Sering Digunakan

Ada banyak jenis lead magnet yang biasa digunakan untuk membuat prospek penjualan. Maka dari itu, layanan lead magnet tersebut harus dibuat sesuai dengan tujuan. Sehingga calon konsumen tidak merasa terganggu dengan adanya lead magnet yang terkesan menipu konsumen. 

Lead magnet yang bisa Anda coba adalah seri panduan via email. Berikan topik yang sesuai dengan target Anda kemudian buat konten mengenai topik tersebut. Anda bisa menggunakan email service provider agar dapat mengirimkan email secara otomatis. Menggunakan lead magnet via email bisa membiasakan calon konsumen untuk membuka email yang isinya bermanfaat.

Free trial juga biasa digunakan terlebih oleh bisnis yang menjual software. Free trial yang sering ditemukan seperti percobaan gratis durasi tertentu, versi demo dengan fitur terbatas, produk premium gratis dan berbayar. Free trial bisa digunakan sesuai dengan produk yang akan ditawarkan.

Lead magnet selanjutnya adalah kupon diskon. Jenis lead magnet yang satu ini terbilang ampuh dalam meningkatkan penjualan. Terlebih untuk platform toko online. Tak heran jika kupon diskon menjadi pilihan yang bagus. Konsumen hanya perlu memasukkan email untuk mendapatkan keuntungan potongan harga serta info menarik lainnya.

Ebook juga menjadi lead magnet yang sering digunakan. Tidak hanya dalam bentuk digital tetapi Ebook juga hadir dalam bentuk lain salah satunya JPG. Anda harus membuat Ebook dengan topik yang bermanfaat serta desain yang menarik. Apalagi Anda bisa mengundang calon buyer lebih maksimal dengan Ebook yang menarik dan menampung banyak konten lead magnet mechanism ini.

(Visited 19 times, 1 visits today)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini