Begini Cara Mudah Daftar BPJS Online, Persiapkan Persyaratan Lengkapnya

BPJS kesehatan merupakan layanan jaminan kesehatan yang diberikan oleh pemerintah dengan sistem pengelolaan dana bersama. Selayaknya asuransi, BPJS menagih iuran per bulan mulai dari kelas tiga sebesar Rp. 25 ribu sampai kelas satu sebesar Rp. 80 ribu. Biaya ini meningkat dibandingkan yang lama, berdasarkan PP Nomor 19 tahun 2016.

Ada berbagai macam kendala yang dialami BPJS sampai mempengaruhi peningkatan iuran bulanan. Mulai dari pencairan dana yang macet oleh rumah sakit, sampai revisi terbaru tentang pembatasan beberapa pelayanan, seperti tertuang dalam Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan pada bulan Agustus yang lalu.

Di dalamnya, ada pembatasan pelayanan dalam tindakan katarak mata, persalinan, sampai rehabilitasi medik. Sebenarnya pasien tetap mendapatkan pelayanan, namun kuantitasnya saja yang dibatasi. Hal ini diberlakukan terkait defisit anggaran yang bukan lagi menjadi berita baru sedang dialami oleh BPJS Kesehatan dari beberapa tahun yang lalu. Pengetatan anggaran, merupakan solusi praktis untuk menjamin ketersediaan dana bagi rumah sakit.

Upaya lain dalam menekan biaya operasional, BPJS memberlakukan sistem rujukan online yang dinamakan PCare. Ada banyak kendala dalam urusan rujukan, namun dengan adanya sistem rujukan online, diharapkan rujukan dapat menjadi lebih akurat dan mengurangi angka kecurangan.

Dengan segala kendala yang dimiliki, tetap saja BPJS merupakan sebuah layanan kesehatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, dimana pemerintah dengan segala upayanya memastikan untuk tidak menaikkan biaya iuran BPJS paling tidak sampai akhir tahun depan.

Nah jika kamu ingin mendaftarkan diri dalam program BPJS, ada beberapa macam jenis keanggotaan dengan nominal biaya yang berbeda. Kali ini kita hanya akan membahas cara daftar BPJS Mandiri saja, atau BPJS perorangan. Dengan tambahan detail cara mendaftar BPJS online, membuat proses pendaftaran menjadii jauh lebih praktis. Simak persyaratannya dibawah.

Baca Juga :   Cara Mendaftar BPJS Kesehatan di Kabupaten Bulungan Kaltara

Persyaratan dokumen BPJS Mandiri

Persiapkan semua persyaratan berikut sehingga segala proses menjadi lancar, jadi kamu tidak perlu bolak-balik kantor BPJS karena tertinggal dokumen persyaratan. Berikut persyaratan dokumen BPJS Mandiri.

  • Mendaftar sendiri secara perorangan di kantor BPJS Kesehatan
  • Mengisi formulir Daftar Isian Peserta
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) sebanyak 1 lembar
  • Fotokopi KTP/Paspor sebanyak 1 lembar
  • Fotokopi buku tabungan sebanyak 1 lembar
  • Pas Foto 3×4 sebanyak 1 lembar

Proses daftar BPJS

Setelah mengambil nomor antrian di kartor BPJS Kesehatan, tunggu nomor kamu dipanggil. Kemudian duduk di bagian PBPU untuk mengisi formulir Daftar Isian Peserta yang diberikan oleh petugas. Setelah melengkapi semua persyaratan diatas, kamu akan diberikan nomor Virtual Account bank yang dapat kamu gunakan untuk pembayaran awal BPJS.

Setiba di bank, kunjungi loket khusus BPJS untuk membayar tagihan pertama dan mintalah form auto debet yang dapat berfungsi sebagai pembayaran otomatis.

Akan lebih baik jika kamu memiliki salah satu rekening mitra (Bank Mandiri/BNI/BRI) agar dapat menggunakan fitur auto debet jadi kamu tidak perlu repot melakukan transaksi pembayaran setiap awal bulan. Pastikan saldo rekening kamu cukup setiap bulan karena iuran BPJS akan langsung dipotong otomatis pada tanggal yang kamu pilih, dimana paling lambat tanggal 9 di setiap bulannya.

Setelah membayar di bank, kamu kembali lagi ke kantor BPJS tadi untuk melaporkan bukti pembayaran iuran. Kemudian kartu JKN kamu akan langsung dicetak di tempat.

Cara daftar BPJS Kesehatan online

Untuk cara daftar BPJS Kesehatan via online berbeda dibandingkan kamu daftar langsung di kantor BPJS. Yang pertama, kamu terlebih dahulu harus mempersiapkan scan dokumen yang diminta. Berikut daftar lengkapnya.

  • Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Scan Kartu Keluarga (KK)
  • Scan kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Alamat email aktif (Gmail, Yahoo! atau MSN)
  • Nomor telepon aktif
Baca Juga :   Inilah Dampaknya Jika Warga Tak Disiplin Bayar Iuran BPJS Kesehatan

Langkah yang perlu kamu lakukan adalah sebagai berikut. Buka halaman resmi BPJS Kesehatan di bpjs-kesehatan.go.id/bpjs , kemudian masuk ke tab Layanan dan klik pilihan Pendaftaran Peserta. Disana, kamu akan melihat halaman muka formulir, centang pilihan kamu setuju Syarat dan Ketentuan layanan pendaftaran dan klik tombol Pendaftaran.

Masukkan nomor Kartu Keluarga kamu dan isian lainnya, kemudian klik tombol Inquiry Kartu Keluarga. Akan muncul semua anggota keluarga yang tertera di KK asli, disini, kamu harus juga mendaftarkan anggota keluarga lainnya yang belum masuk ke program Jaminan Kesehatan Nasional. Kemudian tekan tombol Pilihan Selanjutnya.

Lengkapi formulir isian BPJS mulai dari data peserta, nomor telepon aktif, NPWP dan alamat lengkap. Pilih Faskes dokter keluarga dan dokter gigi yang kamu inginkan. Setelah ini, kamu tinggal mengisi data lain, unggah foto dan nomor rekening kamu.

Server BPJS akan mengirimkan pesan aktifasi ke email yang kamu daftarkan, beserta dengan Virtual Account yang dapat kamu gunakan untuk pembayaran di bank mitra.

Setelah pembayaran, di 7 hari berikutnya kamu dapat mencetak kartu e-ID untuk ditukarkan dengan kartu BPJS di kantor BPJS Kesehatan di kota kamu tinggal. Berikut persyaratan dokumen lengkap yang perlu kamu bawa untuk mendapatkan kartu BPJS jika kamu melakukan pendaftaran via online.

  • Fotokopi KTP dan KK sebanyak 1 lembar
  • Pas foto 3×4 sebanyak 1 lembar
  • E-ID yang sudah dicetak
  • Bukti pembayaran iuran BPJS Kesehatan asli

Biaya iuran BPJS Kesehatan terbaru

Merujuk pada Peraturan Presiden nomor 19 tahun 2016, biaya iuran BPJS kesehatan terbaru adalah sebagai berikut.

No Ruang Perawatan Nominal Iuran Terbaru Iuran Sebelumnya
1 Tingkat I Rp. 25.500 Tetap
2 Tingkat II Rp. 51.000 Rp. 42.500
3 Tingkat III Rp. 80.000 Rp. 59.500
Baca Juga :   Definisi Asuransi Serta Manfaatnya

Tabel diatas merupakan revisi dari iuran lama pada Peraturan Presiden nomor 12 tahun 2013, dimana iuran kelas I hanya sebesar Rp. 59.500 sedangkan kelas II sebesar Rp. 42.500.

Yang perlu kamu ingat, nantinya jangan terlambat bayar iuran, paling telat pada tanggal 10 setiap bulannya. Kamu bisa melakukan auto-debet dari rekening Bank Mandiri, Bank BNI atau Bank BRI. Jikapun kamu membutuhkan pinjaman cepat, kamu bisa mengunjungi situs perbandingan GoBear untuk membantu kamu membayar iuran jika kepepet. Demikian cara daftar BPJS Kesehatan baik secara online maupun langsung di kantor BPJS di kota kamu. Mudah bukan? Ayo daftarkan diri kamu segera dalam Jaminan Kesehatan Nasional lewat BPJS Kesehatan.

(Visited 64 times, 1 visits today)

Leave a Reply