Biaya Transaksi ATM Antar Bank BUMN Akan Turunkan Biaya Layanan

Teknisi melakukan pengecekan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Himbara (Himpunan Bank-bank Milik Negara) di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (7/12). Proyek integrasi pengoperasian ATM milik bank-bank pemerintah pada tahap awal akan menggunakan 50 mesin ATM yang sudah ada pada Desember 2015, di kawasan Jabodetabek. Adapun implementasi berikutnya pada triwulan I-2016. Setiap bank harus mengajukan 200 mesin sehingga secara keseluruhan akan ada 800 mesin ATM. Kompas/Hendra A Setyawan (HAS) 07-12-2015

Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) mengisyaratkan penurunan tarif transaksi anjungan tunai mandiri (ATM) pada penggabungan 10.000 ATM bank pelat merah pada akhir tahun ini. Penurunan ini berpotensi lebih rendah dari sebelumnya.

Tercatat sebelumnya, untuk transaksi transfer antar-ATM di jaringan Himbara telah turun 50 persen menjadi Rp 4.000. Untuk tarif tarik tunai di bank lain sesama anggota Himbara turun lebih dari 90 persen menjadi hanya Rp 500.

Kemungkinan penurunan kembali tarif transaksi ATM sedang dikaji oleh tim Himbara dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sebagai informasi, saat ini jumlah ATM bank BUMN telah mencapai 55.804 unit di seluruh Indonesia. Diharapkan, pada akhir tahun, akan ada penggabungan 10.000 ATM Himbara yang jumlahnya akan dibagi antara BRI, Mandiri, BNI, dan BTN.

(Visited 184 times, 1 visits today)
Baca Juga :   Cara Transfer Gratis Antar Bank BRI, Mandiri, BNI, BCA Via Flip

Leave a Reply