Banyak hal yang harus disiapkan orangtua ketika anak lahir. Bukan hanya perlengkapan, tetapi juga masa depan anak. Anak merupakan tanggung jawab seumur hidup bagi orang tua. Dan memberikan pendidikan yang terbaik kepada anak adalah salah satu tanggung jawab yang paling besar untuk orang tua.


Dana pendidikan menjadi elemen penting saat mengatur keuangan nantinya. Sebagai orang tua, kita perlu menyiapkan dana pendidikan mulai dari tingkat PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) hingga jenjang kuliah. Seperti diketahui, biaya pendidikan setiap tahun naik dalam kisaran 10%, dan kebutuhan biayanya tidak sedikit.


Bagaimana cara mempersiapkan dana pendidikan anak? Berikut tips dan estimasinya!


1. Merencanakan setiap jenjang pendidikan anak
Orang tua perlu berdiskusi dan merencanakan mengenai bagaimana memperoleh pendidikan anak di setiap tingkatannya. Seperti sekolah apa yang akan dipilih serta berapa biaya yang dikeluarkan berkaitan dengan pilihan itu. Jika sudah diputuskan, maka akan lebih mudah untuk memprediksi dan menyusun biaya pendidikan anak.


2.Memperkirakan dan menghitung biaya pendidikan anak
Setelah memiliki rencana, kita bisa mulai menghitung berapa biaya pendidikan yang dibutuhkan dan kemungkinan inflasi реr tahun. Sehingga bisa memperkirakan kenaikan biaya pendidikan di masa yang akan datang. Selain biaya, kita juga perlu memperhitungkan waktu untuk menabung atau mengumpulkan biaya tersebut.


Misalnya, kebutuhan dana pendidikan saat ini adalah Rp 30.000.000 dalam jangka waktu selama 3 tahun, dengan asumsi inflasi sebanyak 10% реr tahun. Maka kebutuhan dana pada tahun ketiga adalah Rp 39.930.000. Berikut cara menghitungnya:

Tahun ke-Inflasi 10%Kebutuhan Dana
0Rp0Rp30.000.000
1Rp3.000.000Rp33.000.000
2Rp3.300.000Rp36.300.000
3Rp3.650.000Rp39.930.000


Maka, untuk merencanakan dana yang perlu dikumpulkan tiap bulan adalah dengan membagi Rp39.930.000 dengan 36 bulan. Sehingga, dana yang bisa disiapkan setiap bulannya adalah Rp. 1.110.000.

3. Memisahkan tabungan untuk pendidikan anak
Tabungan untuk dana pendidikan anak harus dipisah dengan tabungan lainnya agar tidak terpakai untuk keperluan lain. Jika uang tabungan tersebut terus terpakai, maka saat dana tersebut dibutuhkan, uang yang tersimpan di dalamnya tak cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

4. Melakukan investasi

Investasi guna mengumpulkan biaya pendidikan anak menjadi salah satu cara yang bisa Kita lakukan. Jenis investasinya pun beragam, salah satunya investasi emas.


Jika harga emas реr gramnya adalah Rp 925.000, maka kita bisa menabung emas sebesar 1,2 gram atau sekitar Rp1.110.000 реr bulan selama 3 tahun untuk mendapatkan dana pendidikan minimal sebesar Rp 39.930.000.


Salah satu lembaga keuangan yang melayani pembelian emas adalah Pegadaian. Di Pegadaian, kamu tidak hanya bisa membeli emas secara langsung, tetapi juga online.

Melalui layanan Tabungan Emas, kamu bisa berinvestasi emas dengan mudah dan murah yang bisa dilakukan di outlet Pegadaian, Aplikasi Pegadaian Digital hingga marketplace. Kita tahu bahwa pendidikan sangat penting bagi masa depan anak.

Untuk itu, kita bisa mulai persiapkan dana pendidikan dari sekarang agar tidak terlalu terbebani saat waktunya tiba. Selalu pertimbangkan setiap pilihan yang kita pilih, dan juga sesuaikan dengan kondisi keuangan agar tidak terlalu berat saat mempersiapkannya. Semoga bermanfaat!

(Visited 12 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here