Membuat kartu kredit membutuhkan penghasilan tetap dan juga sebagai nasabah, Anda harus siap untuk membayar setiap tagihan yang akan diberikan setiap bulannya oleh pihak bank.

Faktanya banyak hal yang perlu Anda siapkan agar bisa melunasi setiap tagihan yang datang, apabila tidak siap akan hal tersebut bisa-bisa Anda malah kesulitan dengan memiliki credit card.

Tawaran serta promo menarik, membuat sebagian orang merasa tergiur untuk membuat kartu kredit. Setiap bank mengeluarkan produk ini, memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing yang perlu Anda tau sebelum membuatnya.

Jadi apabila Anda berminat untuk membuatnya, lebih baik ketahui dulu apa saja hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan credit card. Agar tercegah dari penipuan dan tidak tersesat saat menggunakan kartu kredit.

Perhatikan Hal ini Sebelum Membuat Kartu Kredit

Mengajukan credit card memang mudah, namun untuk mengelola keuangan setelah memilikinya yang lumayan berat. Anda harus pintar-pintar mengatur keuangan Anda, dan jangan sampai tertukar antara kebutuhan dan keinginan.

  1. Iuran Tahunan

Bagi nasabah dengan penghasilan tetap, tentu saat memiliki kartu kredit nasabah akan dikenakan iuran tahunan. Pada umumnya setiap bank memiliki iuran tahunan yang berbeda, begitupun juga dengan produk kartu kredit yang mereka keluarkan.

Iuran tahunan ini tergantung dengan jenis kartu kredit dipilih oleh nasabah seperti Silver, Gold, Platinum dan Black. Semua jenis credit card tersebut memiliki kisaran iuran tahunan yang berbeda tergantung pada bank.

Sebelum membuat kartu kredit, lebih baik ketahui dulu berapa iuran tahunan yang dikenakan pada bank yang Anda tuju. Serta sesuaikan juga dengan penghasilan Anda, jangan sampai penghasilan tersebut habis hanya untuk iuran tahunan.

  • Denda Keterlambatan

Dalam membayar tagihan saat telah dijatuhkan oleh bank, nasabah perlu membayarnya tetap waktu sesuai dengan waktu yang ditentukan, sebelum jatuh tempo akan lebih baik. Banyak orang menyepelekan hal ini, padahal denda bisa membuat pengeluaran Anda semakin besar.

Jadi sebelum membuat kartu kredit, ada baiknya untuk tau dulu berapa persen denda keterlambatan yang akan dikenakan oleh bank dituju. Sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 14/17/ DASP biaya keterlambatan minimal 3% dari total tagihan.

Maka apabila ada perusahaan bank menerapkan denda keterlambatan lebih dari 3%, maka bisa dikatakan bahwa bank tersebut melanggar peraturan dari Bank Indonesia.

  • Limit Kartu Kredit

Kartu kredit juga memiliki limit tergantung dengan penghasilan yang diperoleh nasabahnya, jadi pihak bank juga tidak semerta-merta asal memberikan limit namun tidak sesuai dengan analisis penghasilan nasabahnya.

Setelah mengetahui limit kartu kredit yang bisa digunakan, maka Anda bisa berhati-hati untuk menggunakannya serta memakai dengan lebih bijak. Lebih baik untuk memiliki credit card dengan limit kecil, agar tidak terlena saat menggunakannya.

Pada awal penggunaan Anda bisa meminta untuk dikenakan limit kecil, apabila disetiap transaksi mengalami overlimit maka bisa melakukan penambahan limit pada credit card nasabah.

  • Mengurus Credit Card Hilang

Apabila Anda mengalami kejadian credit card hilang, tidak perlu panik dan langsung melapor kepada pihak bank. Pihak bank akan langsung melakukan pemblokiran pada kartu Anda, agar tidak disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggungjawab.

Apabila pemblokiran tidak segera dilakukan, yang kemudian ada transaksi tidak dilakukan oleh nasabah, tetap saja menjadi tanggung jawab Anda. Jadi sebelum Anda memiliki credit card, ada baiknya ketahui dulu proses pengurusan hilangnya kartu kredit.

Apabila pemblokiran telah dilakukan, Anda bisa membuat kartu kredit baru sesuai dengan syarat yang diperlukan oleh masing-masing bank.

(Visited 31 times, 1 visits today)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini