Hore Karyawan Bergaji Rp3 Juta Resmi Tak Kena Pajak

Pemerintah telah menaikkan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) bagi Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi mulai 2015. Dengan demikian, bagi masyarakat yang berpenghasilan Rp3 juta per bulan tidak akan kena pajak.

Kenaikan ini, besarnya PTKP bagi WP orang pribadi menjadi sebesar Rp36 juta per tahun, naik Rp11,7 juta atau sekitar 48 persen dari yang sebelumnya sebesar Rp24,3 juta per tahun.

Sementara itu, PTKP tambahan bagi keperluan WP kawin dan tambahan untuk tanggungan tercatat masing-masing naik menjadi Rp3 juta per tahun dari sebelumnya sebesar Rp2,025 juta.

Sedangkan, PTKP tambahan apabila penghasilan istri digabung dengan suami menjadi sebesar Rp36 juta per tahun, dari sebelumnya Rp24,3 juta. Meskipun baru ditetapkan pada Juni, tetapi peraturan ini mulai berlaku sejak tahun pajak 2015, atau pada 1 Januari 2015.

Penghitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 terutang bagi masa pajak Juli,hingga Desember 2015 dihitung dengan menggunakan PTKP yang baru.

Untuk PPh Pasal 21 masa pajak Januari hingga Juni 2015 yang telah disetor dan dilaporkan menggunakan PTKP lama, maka perlu dilakukan pembetulan dengan menggunakan PTKP yang baru.

Jika terdapat kelebihan setor akibat pembetulan penghitungan pemotongan PPh Pasal 21 masa Pajak Januari sampai dengan Juni 2015. Agar manfaat kenaikan PTKP dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, maka pemberi kerja harus mengompensasikan kelebihan setor tersebut terhadap PPh Pasal 21 Masa Pajak Juli sampai dengan Desember 2015.

Pemerintah berharap, kenaikan PTKP ini dapat meningkatkan daya beli masyarakat. Maupun menjadi insentif bagi pertumbuhan ekonomi nasional, yang didorong melalui peningkatan konsumsi masyarakat.

Sekedar informasi, Kenaikan PTKP telah tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 122/PMK.010/2015 tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak, yang telah ditetapkan pada 29 Juni 2015 lalu.

Baca Juga :   Perbedaan Ekonomi Indonesia dengan Yunani

 

(Visited 53 times, 1 visits today)

Leave a Reply