Indahnya Pelajaran Hidup dari para Lebah Madu

Lebah merupakan salah satu jenis hewan invertebrata (hewan tak bertulang belakang). Lebah madu merupakan jenis hewan yang masuk dalam kelompok hewan social, dimana kelompok lebah tersebut membentuk suatu koloni dalam satu sarang. Lebah madu ini hidup dalam satu sarang yang dihuni oleh 50.000 hingga 100.000 ekor. Dalam sarang tersebut terdiri dari 3 golongan yakni ratu lebah,lebah jantan, dan lebah pekerja.

Terlepas
dari itu semua, lebah merupakan salah satu hewan yang disebutkan dalam kitab
suci umat Islam. Dengan begitu, tentulah lebah mempunyai keistimewaan
tersendiri atas penciptaanya. Dapat kita tahu bahwa lebah hidup dengan ribuhan
bahkan ratusan ribu koloninya dalam satu sarang, dengan tenang menjalankan perannya
masing-masing. Dari sini saja kita sudah dapat mengambil pelajaran dari
kehidupan lebah. Lebah juga memberikan inspirasi lain untuk direnungkan dan
dipelajari manusia seperti:

  1. Lebah mengajarkan Efektif dan Efisien. Lebah
    memiliki sel sarang dengan bentu segi-enam, dengan bentuk tersebut lebah tidak
    banyak memerlukan bahan baku untuk membuat sel-sel sarangnya dan tetap memiliki
    area yang luas. Kita agaknya dapat meniru sifat lebah ini, sebelum melakukan
    segala sesuatu hendaknya kita merencanakannya dan merealisasikan dengan
    se-efektif mungkin (tepat) dan se-efisien yang kita bisa (tidak berlebihan).
  2. Lebah memiliki berbagai manfaat dalam dirinya.
    Perut lebah memiliki berbagai cairan yang berbeda warnanya, dan setiap cairan
    itu memiliki manfaat yang berbeda-beda pula. Demikian juga yang dapat manusia
    ambil, dari hati keluar banyak cairan, yang beragam manfaatnya seperti ilmu,
    cinta dan kasih sayang, nasihat, dan sebagainya yang dapat bermanfaat untuk
    sesamanya.
  3. Kerjasama yang kuat. Lebah pekerja saling bekerja
    sama satu sama lain untuk membuat sarang-sarang baru agar telur ratu lebah
    dapat tertampung. Sangat sulit sarang tersebut dapat dibentuk, tanpa adanya
    kerjasama yang terjalin diantara lebah itu. Sama halnya dengan manusia,
    kerjasama yang terjalin akan menguatkan persatuan dan kesatuan diantara mereka.
    Sehingga tujuan untuk mewujudkan kemaslahatan dengan mudah dapat terwujud tanpa
    menimbulkan perpecahan.
  4. Komunikasi yang terjalin dengan baik. Lebah madu
    berkomunikasi dengan lebah lainnya dengan menggunakan tarian. Komunikasi ini
    berguna untuk memberikan informasi mengenai adanya makanan beserta jaraknya,
    ajakan untuk mengambil keputusan, serta penentuan tempat tinggal baru untuk
    membuat sarang. Begitupun dengan kita sebagai manusia, komunikasi yang terjalin
    baik dapat memberikan dampak positif bagi semua aspek. Komunikasi dalam
    pekerjaan, keluarga, atau kehidupan sosia lainnya sangat diperlukan dan wajib
    dijaga untuk menghindari berbagai konflik yang munkin timbul karenanya.
  5. Rela berkorban, lebah merupakan contoh terbaik
    dalam hal ini. Lebah senantiasa rela berkorban untuk menjaga sarangnya dari
    berbagai jenis gangguan hewan lain bahkan juga manusia. Tak jarang mereka pun
    mati atau bahkan terluka demi menjaga sarangnya tetap aman. Tak hanya itu,
    lebah pekerja juga berjuang untuk mendpatkan makanan meskipun dengan menempuh
    jarak yang cukup jauh. Bercermin dari sikap lebah madu ini, sudah selayaknya
    kita sebagai manusia yang mempunyai akal dan pikiran untuk berbuat kebih dari
    seekor lebah madu. Manusia hendaknya saling bahu membahu menolong dan berbuat
    lebih untuk sesamanya terlebih lagi untuk keluarganya.

Berbagai teladan indah yang dicontohkan Lebah ini, hendaknya dapat menginspirasi manusia untuk senantiasa berbuat baik kepada sesamanya. Demikian beberapa pelajaran berharga yang dapat kita teladani dari para lebah. Semoga dapat menginspirasi anda untuk terus berbuat baik..

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply