Inilah 6 Alasan Reksadana Online Membuat Investasi Lebih Mudah dan Murah

Apa itu Reksadana ?

Reksadana dibentuk oleh sebuah fund manager atau Manajer Investasi dan juga Bank Kustodian melalui sebuah akta KIK atau kontrak investasi kolektif yang dibuat oleh notaris. Peran Manajer Investasi yaitu sebagai pengelola dana yang terkumpul dari sekian kumpulan banyak investor untuk diinvestasikan ke dalam portofolio efek seperti saham, SBI dan obligasi.

Bank Kustodian juga berperan menyimpan dana atau pun portofolio milik investor dan melakukan penyelesaian transaksi serta administrasi Reksadana.

Investasi Reksadana sangat cocok bagi investor yang memiliki banyak keterbatasan, seperti keterbatasan waktu, keterbatasan dana, keterbatasan informasi, dan keterbatasan pengetahuan investasi.  Instrumen reksadana ini mampu mengurangi risiko investasi dikarenakan disebarkan pada berbagai portofolio produk investasi

Sayangnya, masyarakat kita masih sedikit sekali yang menempatkan dananya di Reksadana Online. Mayoritas masih memilih tabungan atau deposito. Sementara, return bunga tabungan atau pun  deposito sangat kecil, sulit untuk mencapai tujuan keuangan, seperti dana pendidikan atau dana pensiun.

Besarnya harapan muncul Reksadana Online bisa meningkatkan gairah dan partisipasi masyarakat berinvestasi di instrumen ini karena prosesnya menjadi lebih murah dan mudah.

Reksadana Online adalah platform transaksi jual beli Reksadana melalui media internet.

Keunggulannya adalah sebagai berikut :

1. Legalitas yang Jelas serta Diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan (OJK)

Keberadaan Reksadana dilindungi oleh Undang-Undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995 pasal 1, ayat (27), yang menyatakan bahwa “Reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi atau fund manager.”

Reksadana adalah produk investasi yang legal serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengelola Reksadana harus memperoleh ijin dari OJK.

Baca Juga :   ​Mencoba Memilih Ipot Atau Bareksa Supermarket Reksadana Online Bagi Pemula

2. Proses Pendaftaran dan Transaksi yang sangat Mudah.

Dalam pembukaan Reksadana online, investor tidak perlu datang ke kantor cabang. Pemodal hanya mengisi dokumen melalui online via internet. Untuk penambahan investasi, investor cukup melakukan perintah penambahan lewat internet. Tidak harus datang ke kantor cabang.

3. Gratis Biaya Transaksi Jual Beli Produk Reksadana

Reksadana online tidak mengenakan biaya transaksi atau biaya transaksi gratis. Sebagai perbandingan, Jika pembukaan lewat kantor cabang (tatap muka), investor membayar biaya transaksi beli atau jual yang berkisar antara 1-3% per transaksi.

4. Syarat Minimum Investasi sangat Rendah yaitu Mulai Rp 100 ribu.

Jumlah ini bahkan lebih kecil dari uang pulsa bulanan anda. Kegiatan investasi menjadi bisa dinikmati oleh semua orang. Sebagai perbandingannya adalah jika bermain saham, investor harus menyediakan dana minimal Rp 25 juta. Sementara pemodal yang berinvestasi lewat Reksadana Saham cukup dengan dana mulai dari Rp 100 ribu rupiah.

5. Supermarket Reksadana Online

Reksadana Online menyediakan berbagai macam pilihan jenis Reksadana dan juga Manager Investasi. Sebagai contoh, sebuah platform Reksadana Online menawarkan lebih dari 100 pilihan produk. Mulai dari Reksadana konvensional hingga syariah, mulai dari jenis saham, campuran, pendapatan tetap sampai jenis pasar uang. Investor bisa dengan bebas memilih jenis maupun profil yang paling sesuai dengan selera anda.

6. Fasilitas Auto Investment atau autodebet

Ini adalah fasilitas untuk melakukan transaksi secara rutin serta otomatis, tidak perlu lagi melakukan perintah beli setiap saat akan melakukan investasi.

(Visited 771 times, 1 visits today)

Leave a Reply