Inilah Alasannya kenapa Sholat Fardhu Dilaksanakan di Waktu tertentu

Sholat merupakan rukun Islam yang ke dua setelah syahadat. Islam mewajibkan para umat-Nya untuk menunaikan sholat fardhu sebanyak lima waktu dalam sehari. Dimulai dari subuh disaat fajar, dzuhur disaat siang hari, ashar di sore hari, maghrib di peralihat antara sore dan malam, serta isya’ di malam hari.

Kelimanya harus dilakukan setiap hari tanpa boleh ditinggalkan satupun. Kita juga bertanya-tanya, mengapa sholat fardhu dilakukan pada waktu seperti itu. Hal ini karena dalam waktu yang digunakan untuk sholat fardhu terjadi perubahan tenaga alam yang dapat diukur dengan warna. Selain itu, ada alasan lain kenapa waktu sholat fardhu seperti sekarang ini.

Menurut penelitian para ahli, inilah alasan kenapa sholat fardhu dilaksanakan di waktu tertentu :
  1. Subuh

    Ungkapan ‘bangun siang, rezeki dipatok ayam’, itu berhubungan dengan perubahan warna pada waktu subuh ini. Di saat subuh, spektrum warna menunjukkan warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok).

    Saat adzan subuh berkumandang, tenaga biru muda ini berada pada tingkatan optimum. Tenaga ini yang kemudian diserap oleh tubuh terutama pada waktu ruku’ dan sujud. Spektrum biru muda ini juga berkaitan dengan rezeki dan cara berkomunikasi. Jika masih tidur di saat ini, wajar saja jika menghadapi masalah pada rezeki dan komunikasi.

  2. Dzuhur

    Spektrum warna alam pada saat dzuhur adalah kuning. Warna kuning berkaitan dengan keceriaan. Juga berpengaruh pada hati, perut, dan sistem pencernaan. Maka jika tidak melaksanakan sholat dzuhur, kamu akan mengalami masalah perut dan kurang ceria.

  3. Ashar

    Spektrum warna alam ketika ashar adalah oranye/jingga. Warna jingga berhubungan dengan kreativitas. Jika meninggalkan sholat ashar, kreativitasmu akan berkurang dan organ reproduksimu bisa terganggu.

  4. Maghrib

    Saat maghrib, spektrum warna berubah menjadi merah. Benar kata orang tua bahwa ketika maghrib sebaiknya tidak diluar rumah. Karena, warna merah sangat identik dengan jin. Jin amat bertenaga di warna ini, sehingga sangat mudah mengganggu manusia.

  5. Isya’

    Spektrum warna pada saat isya’ adalah warna nila, dan kemudian berubah menjadi gelap. Inilah kenapa kita sering gelisah ketika belum mengerjakan sholat isya’. Setelah mengerjakan sholat isya’, sebaiknya kita beristirahat. Alam mulai menunjukkan spektrum warna gelapnya.

Inilah hubungan antara sholat fardhu dengan spektrum warna alam. Hal ini benar adanya, dan telah dibuktikan melalui penelitian oleh para ahli. Bahkan, orang-orang melakukan meditasi untuk menyerap tenaga alam itu. Kita sebagai umat Islam sudah seharusnya bersyukur diberi karunia sholat fardhu sehingga kita bisa menyerap tenaga alam tersebut. Lakukanlah sholat tepat waktu ya!
(Visited 1,030 times, 1 visits today)
Baca Juga :   5 Kebiasaan Kecil ini Bisa Bikin Cepat Meninggal

Leave a Reply