Inilah Kisah Dan Asal Usul Stasiun Poncol Di Daerah Semarang

Bila kembali kejaman penjajahan, tidak adil rasanya bila kita hanya mengecam kaum penjajah ditengah-tengah kita masih terjajah oleh hawa nafsu tanpa mengukir sedikit kebaikan dari kaum penjajah itu sendiri, contohnya stasiun poncol yang berada di Semarang.

Stasiun poncol merupakan salah satu statiun paling tua dengan stasiun semarang tawang. Stasiun tawang merupakan peninggalan henry macline pont, dia merupakan arsitektur zaman belanda yang banyak berkiprah pada dunia arsitektur  Di Indonesia.

Stasiun poncol mulai diresmikan pada tanggal 16 Agustus 1914, dibangun oleh perusahaan Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS), sehingga stasiun ini merupakan stasiun terbesar yang dimiliki SCS.

SCS mulai membangun jaringan rel kereta api yaitu dari semarang sampai Chirebon sepanjang 230 KM, melalui pekalongan dan tegal. Jalur ini sering disebut dengan jalur gula (Suikerlijn), karena pada mulanya diperuntukan untuk melayani 27 pabrik gula yang berada di pantai utara Jawa Tengah bagian barat.

 

Seiiring perkembangannya, stasiun ini seiring disebut semarang-West, karena letaknya berada di Barat kota semarangPada awal pertama kali dibangun, bagian tengah bangunan itu adalah pintu masuk utama yang dihiasi dengan ubin berwarna hitam dan abu-abu. Pada panel di kiri dan kanan bangun terdapat tulisan SCS dan angka tahun 1914 terbuat dari ubin hitam dan keemasan. Sebuah jam berada di puncak bangunan.

 

Pada awalnya stasiun ini dibangun untuk menggantikan stasiun lama milik perusahan SCS yaitu stasiun Trem Pendrian.  Stasiun yang sudah lama sejak 1897 dan dibangun bersamaan dengan proyek pembangunan jalur Semarang-Cheribon. Pada awalnya kecepatan maksimum hanya 35 km/jam, karena kontruksi yang digunakan masih sangat ringan, baru digantikan pada tahun 1912-1921 jalur ini ditingkatkan sehinnga bukan hanya kareta api yang ringan saja yang bias melintas tetapi kareta api yang berat dan berkecepatan lebih cepat bias melintasinya.

Baca Juga :   Baru Saja Menikah, Pria ini Tuntut Istrinya Karena Wajahnya tak cantik lagi

 

Stasiun poncol atau semarang-West berbentuk stasiun pararel karena sejak semula stasiunng baru di Tawang meskipun berada pada jalur semarang-chirebon. Barulah pada tahun 1940 setelah terjadinya perang dunia II, atas desakan pihak militer, rencana itu menjadi kenyataan. Karena pihak  militer menganggap bahwa tidak adanya hubungan antara Semerang-West dan Tawang merupakan salah satu titik lemah dalam pertahanan pantai utara Jawa yang ketika itu terancam serbuan Jepang.

 

Saat ini Semarang Poncol merupakan stasiun pemberangkatan dan kedatangan untuk KA kelas ekonomi baik kereta api lokal dan interlokal.

(Visited 46 times, 1 visits today)
Tags:

Leave a Reply