Investasi Properti Turun Karena Dampak Pandemi

Merebaknya pandemi korona atau covid 19 memberikan pukulan berat pada perekonomian dunia. Properti menjadi salah satu sektor yang tak terhindarkan dari dampak pandemi ini. Bisnis dan investasi properti di pasar mengalami penurunan seiring dengan tren ekonomi yang semakin lesu.

Investasi memang menjadi kegiatan ekonomi yang digandrungi oleh para pemilik modal. Pasalnya aktivitas ini menawarkan sumber keuntungan yang menggiurkan. Namun dengan adanya pandemi selama beberapa bulan terakhir menjadikan investasi di bidang properti menurun.

Dampak Pandemi Korona pada Sektor Properti

Secara umum, sektor properti menerima dampak yang tak bisa dibilang ringan akibat adanya pandemi korona yang mulai muncul sejak Desember tahun lalu di Wuhan, China. Penyebaran virus korona yang meluas hingga ke seluruh penjuru dunia pun turut mempengaruhi industri properti di pasar global.

Di sejumlah negara yang terdampak korona, sektor properti semakin lesu dengan adanya kebijakan lockdown sehingga menyebabkan perekonomian carut-marut.

Sementara itu, di Indonesia bisnis properti juga mengalami tren penurunan. Mulai dari industri hotel, persewaan gedung perkantoran, hingga pembayaran KPR. Ditutupnya akses ke luar daerah dan pariwisata menyebabkan industri perhotelan kian lesu bahkan terancam kolaps.

Kebijakan untuk bekerja dari rumah juga membuat sejumlah perkantoran yang memanfaatkan penggunaan coworking space membatalkan kontrak jangka pendeknya. Hal ini dinilai menjadi pukulan tersendiri bagi pelaku usaha properti. Sedangkan pembayaran KPR jadi tersendat akibat menurunnya pendapatan masyarakat di tengah pandemi covid 19.

Peluang Investasi Properti di Tengah Pandemi

Investasi Properti Turun Karena Dampak Pandemi

Lalu bagaimana dengan peluang investasi properti di tengah fenomena covid 19?

Bisnis di sektor property memang memberikan hantaman keras bagi para pelaku bisnis. Akan tetapi, investasi di bidang property tetap memiliki peluang besar meskipun mengalami penurunan selama pandemi.

Pasalnya, investasi bidang properti memiliki karakteristik jangka panjang yang artinya property tetap memiliki nilai yang menjanjikan. Investasi ini dianggap relatif stabil dibanding jenis investasi lainnya yang saat ini rentan mengalami sentimen negatif.

Prospek investasi properti tetap tinggi meskipun ada pandemi korona seperti sekarang.

Bahkan, kestabilan investasi ini dinilai menjadi safe haven bagi para investor.

Sejumlah pakar menilai saat ini adalah kesempatan yang tepat untuk menginvestasikan uang Anda pada sektor properti. Hal ini dikarenakan saat ini para pengembang tengah menjual properti dengan berbagai penawaran menggiurkan.

Melemahnya bisnis properti mau tak mau membuat para pengembang memutar otak agar bisnisnya tetap mampu bertahan. Pilihannya adalah dengan menurunkan harga properti mengingat daya beli masyarakat juga menurun.

Untuk itu, tak ada salahnya Anda menggelontorkan uang yang Anda miliki untuk membeli properti seperti rumah atau apartemen.

Meskipun Indonesia sedang digempur pandemi yang tak kunjung berakhir, namun investasi di bidang properti dinilai masih sangat aman untuk jangka panjang.

Saat pandemic berhasil diredam, Anda tetap dapat memperoleh keuntungan dari uang yang Anda investasikan mengingat rumah adalah kebutuhan primer semua orang.

Tantangan Investor Properti di Tengah Pandemi

Investasi di sektor property memang dinilai paling menjanjikan karena bersifat jangka panjang. Meski demikian, investor juga menghadapi berbagai tantangan yang harus dihadapi. Tantangan investasi properti saat pandemi misalnya dengan adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kecepatan pemerintah dalam merespon dan mengatasi pandemi juga merupakan tantangan bagi investor dan pengembang properti. Semakin cepat suatu negara pulih dari pandemi, maka aktivitas investasi dan bisnis pun dapat kembali membaik.

Pandemi korona yang terjadi hampir di seluruh dunia menyebabkan investasi properti melemah. Meski demikian, investor tak perlu ragu mengeluarkan uang di sektor properti. Hal ini karena property masih menjadi investasi paling aman dan menjanjikan.

(Visited 11 times, 1 visits today)
Tags:

Leave a Reply