Jangan Terjebak Ke Renternir, Periksa Ciri-Ciri Pinjaman Online Yang Aman!

*Sumber dari ciri-ciri pinjaman online yang aman, AturDuit.com

Sebelum marak muncul pinjaman online,
di Indonesia sudah marak praktik menyediakan pinjaman yang dilakukan oleh
lembaga maupun perorangan. Anda pasti sudah tidak asing dengan istilah
renternir. Renternir adalah orang yang memberikan pinjaman dengan bunga tinggi.

Jika dulu para renternir mencari
calon kreditur dengan mendatangi pasar, atau rumah-rumah, sekarang banyak
renternir yang menggunakan fasilitas online untuk mendapatkan kreditur. Oleh
karenanya, mengetahui ciri-ciri pinjaman online yang sah sangatlah penting.

Kali ini, mari kita ulas kembali
ciri-ciri dari penyedia pinjaman online yang sah. Dengan harapan setelah
membaca ulasan ini, Anda tidak akan terjebak dengan pinjaman dari renternir
online.

Izin
dari OJK

Tentu saja poin ini sangat penting.
Alasannya, agar Anda tidak terjebak renternir online yang nantinya akan
merugikan. Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengawasi semua perusahaan
pinjaman yang terdaftar.

Salah satu cara mudah untuk melihat
apakah penyedia pinjaman terdaftar dan diawasi OJK adalah dengan menemukan logo
OJK pada websitenya.

Sumber
kreditcepat.co.id

Namun untuk lebih memastikan lagi mengenai
legalitas sebuah penyedia pinjaman, Anda bisa langsung ke website OJK dan
memeriksa apakah situs pinjaman online yang Anda temukan sah atau tidak.

Pada laman daftar fintech yang sah di
situs OJK, Anda juga bisa mengunduh lembaran pdf yang berisikan daftar lengkap
penyelenggara pinjaman atau pendanaan online yang sah.

Bunga
tidak lebih dari 1% per hari

Banyak pinjaman online yang
menawarkan nominal pinjaman rendah dengan tenor singkat, menerapkan perhitungan
bunga per hari. Perlu diingat, bahwa bunga untuk pinjaman online yang sah
tidaklah lebih dari 1% per hari.

Hal ini karena pinjaman online
sendiri sudah menerapkan berbagai biaya pinjaman. Sehingga jika bunga pinjaman
lebih dari 1% per hari, maka akan sangat memberatkan pihak kreditur. Bahkan,
ada penyedia pinjaman yang hanya memberikan bunga 0,16% per hari.
Periksa di daftar lengkap pinjaman online di
Indonesia.

Selain itu, dengan kecilnya bunga
pinjaman, kreditur tidak diberatkan dalam menyicil atau mengembalikan uang yang
dipinjam. Jadi memperkecil risiko kredit macet.

Tidak
ada pungutan biaya sebelum pinjaman cair

Perlu juga diingat bahwa layanan
pinjaman online yang sah tidak akan meminta pembayaran apapun sebelum pinjaman
dicairkan. Yang terjadi adalah, jumlah pinjaman yang disepakati akan dipotong
dengan biaya sesuai perjanjian.

Pastikan Anda menanyakan dengan jelas
mekanisme pembayaran biaya-biaya tambahan, seperti biaya administrasi,
asuransi, provisi, dan biaya lainnya.

Jadi, jika Anda menemukan ada pihak
pemberi pinjaman yang meminta pembayaran biaya sebelum mengucurkan pinjaman,
maka sebaiknya Anda melaporkannya pada pihak berwenang. Dalam hal ini bisa ke
situs pengaduan konsumen OJK, atau ke pihak Yayasan
Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Tidak
memaksa

Satu lagi yang perlu Anda ketahui
adalah, penyedia pinjaman online tidak akan memaksa Anda untuk meminjam dari
pihaknya.

Cara membujuk yang cenderung memaksa
ini lebih umum dilakukan renternir online. Jadi, jika orang yang menghubungi
Anda terkesan memaksa di saat Anda belum bisa memutuskan, maka sebaiknya
carilah penyedia pinjaman online yang lain.

Pastinya Anda tidak asing dengan
cerita-cerita seputar pinjam meminjam uang. Bahkan, ada berita tentang
renternir online yang menyebarkan
data nasabah
 pada kontak mereka. Hal ini pasti merugikan bagi para
nasabah, apalagi mereka yang kesulitan mengembalikan uang pinjaman tepat waktu.

Oleh karenanya, berhati-hatilah saat
mengajukan pinjaman secara online. Selain memeriksa legalitasnya, pastikan juga
Anda mengetahui jenis biaya dan pinjamannya. Sehingga Anda bisa menyusun
anggaran untuk menyicil pinjaman sesuai perjanjian.

(Visited 2 times, 1 visits today)
Tags:

Leave a Reply