Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai)

Apa itu? Laku Pandai adalah kegiatan menyediakan layanan perbankan dan/atau layanan keuangan lainnya yang dilakukan tidak melalui jaringan kantor, namun melalui kerjasama dengan pihak lain dan perlu didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi. melalui Laku Pandai ini diharapkan lembaga keuangan bisa melakukan penetrasi lebih dalam ke masyarakat.

Laku Pandai merupakan wujud komitmen untuk menyediakan akses keuangan bagi masyarakat yang belum menggunakan dan mendapatkan layanan perbankan dan keuangan lainnya. Melalui layanan ini maka akan tersedia produk keuangan yang lebih mudah dijangkau, sederhana, mudah dipahami dan sesuai kebutuhan masyarakat dalam mendukung keuangan inklusif.

Ada tiga produk spesifik yang dapat disediakan oleh lembaga jasa keuangan yang menyelenggarakan Laku Pandai, yaitu tabungan, pembiayaan mikro dan asuransi mikro. Sementara, bisa pula berupa produk keuangan lainnya, namun harus berdasar persetujuan OJK.

untuk produk tabungan memiliki karakteristik tidak punya batas minimum untuk saldo maupun transaksi, namun punya batas maksimum saldo Rp 20 juta dan transaksi setiap bulan maksimal Rp 5 juta. Kalau lebih dari itu, maka bisa pindah ke tabungan biasa yang tersedia di bank. Selain itu, juga tidak dikenakan biaya administrasi bulanan, biaya pembukaan dan penutupan rekening, dan biaya transfer.

Sementara, untuk produk pembiayaan mikro diberikan pada calon debitur yang sudah menjadi nasabah paling singkat enam bulan atau kurang dari enam bulan berdasar pertimbangan tertentu dari bank. Jadi kalau bank sudah mengenal baik nasabah, maka nasabah bisa memperoleh pembiayaan walaupun belum enam bulan jadi nasabah.

Tujuan pembiayaan mikro pun diutamakan untuk membiayai usaha produktif atau kegiatan lainnya untuk keuangan inklusif, seperti untuk pendidikan atau pemakaman. Permohonan kredit pembiayaan ini boleh dilakukan melalui agen, tapi persetujuannya tetap dari bank. Sementara, produk asuransi mikro ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga :   Cara Transfer Antar Bank Online Melalui BNI Mobile Banking

‘Laku Pandai’ diselenggarakan untuk 17 bank di Indonesia. Dalam tiga tahun ke depan, diperkirakan agen-agen ‘Laku Pandai’ akan ada di semua wilayah Indonesia. Pada tahap awal, ada empat bank yang sudah mendapatkan persetujuan dan akan meluncurkan program ini dalam waktu dekat, yaitu Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, Bank Tabungan Pensiunan Nasional, dan Bank Central Asia. Dari keempat bank itu, akan direkrut sekitar 128.039 agen selama periode 2015.

Program Laku Pandai ini diharapkan dapat mendukung program keuangan inklusif sesuai dengan tujuan Pemerintah Indonesia yang dicanangkan dalam Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) pada Juni 2012. Produk yang disediakan Laku Pandai adalah tabungan dengan karakteristik Basic Saving Account (BSA), kredit atau pembiayaan kepada nasabah mikro, dan produk keuangan lainnya; seperti asuransi mikro.

Selain POJK tentang ‘Laku Pandai’, ada juga POJK mengenai Bank Perkreditan Rakyat (BPR). POJK mengenai BPR merupakan penyempurnaan dari Peraturan Bank Indonesia (PBI) 2006 lalu.

 

 

(Visited 2,565 times, 4 visits today)

Leave a Reply