Mengenal Lebih Dekat Tentang Venture Capital

image : techreport.co.za

Venture Capital (VC) merupakan salah satu istilah asing yang belum banyak dikenal oleh orang. Istilah VC sendiri sering ditemukan pada pasar bisnis tepatnya bagi startup founder. VC dianggap memiliki peranan penting dalam dunia startup. Mengapa? Karena VC merupakan modal yang diberikan kepada para startup yang sedang berkembang dan mempunyai potensi untuk terus berkembang ke depannya. Modal tersebut biasanya diserahkan dalam bentuk uang. Uang yang dialokasikan bagi investasi startup berkembang diperoleh dari para investor yang dikenal dengan LP atau Limited Partners. LP merupakan para pengusaha besar, orang-orang kaya, endowment (dana mengendap), pensiunan dan lain sebagainya. Masih banyak hal penting yang perlu anda ketahui tentang venture capital, berikut diuraikan tentang model bisnis VC.

 

Model Bisnis Venture Capital

  1. Proses Bisnis VC

Proses bisnis VC bermula dari investor LP yang meminjamkan uang sebagai modal kepada para startup. Peminjaman tersebut harus dikembalikan pada LP dalam dua bentuk, yakni pengembalian uang management dan return investasi. Setelah memperoleh investasi dari LP maka beberapa startup terpilih akan berusaha mengembangkan usaha hingga dapat diakui atau go public.

 

Sedangkan venture capital dalam proses menunggu retrun dari para startup melakukan berbagai aktivitas pemantauan. Seperti meriview kinerja, memberikan advice atau mendata retrun dari investasi yang diberikan. Retrun diperoleh apabila startup telah berkembang menjadi lebih besar, diakusisi, atau IPO/ go public. Dari 100% Retrun yang diperoleh VC yakni 20%, sedangkan 80% lainnya diberikan kembali kepada Limited Partners.

 

  1. Investasi VC

VC memberikan investasi pada startup dengan visi berbeda-beda. Hal tersebut bergantung pada karakteristik setiap LP. Investor selalu memiliki kriteria atau harapan ke depan pada startup tersebut, seperti tingkat keuntungan yang diharapkan, lama pengembalian dana, serta jumlah dana yang akan diberikan dan sebagainya. Hal-hal tersebutlah yang menjadi penentu VC dalam memilih startup yang akan diberi investasi.

Baca Juga :   Cara Mudah Apply Kartu Kredit HSBC Credit Card Signature

 

  1. VC Memberikan Investasi Secara Bersamaan

Dunia bisnis selalu memiliki resiko tinggi. Anda tidak akan tahu kapan bisnis menjadi sangat pesat dan kapan akan benar-benar mengalami penurunan. Oleh karena itu untuk mengatasi resiko Venture Capital selalu melakukan taruhan dan memberikan investasi kepada beberapa startup secara bersamaan.

 

  1. Masa Hidup VC

Para investor VC selalu memberikan ketentuan besar keuntungan yang diharapkan, serta tenggang waktu VC dalam mengembalikan dana kepada para investor. Biasanya keuntungan yang diharapkan berkisar antara tiga hingga lima kali lipat dari modal yang telah diberikan. Sedangkan masa pengembalian dana sangat bervariasi mulai dari lima sampai sepuluh tahun. Namun umur tersebut bisa diperpanjang oleh startup dengan masuk pasar saham atau membuka dana lanjutan.

 

  1. Keuntungan VC

VC memperoleh keuntungan dari dua sumber, yakni Carried Interest dan Management Fee. Carried Interest adalah biaya keuntungan dari investasi yang diberikan pada startup, biaya ini akan dibayar oleh LP. Sedangkan Management Fee adalah biaya administrasi di awal investasi.

 

Beberapa waktu ini mulai banyak venture capital yang berdiri di dalam negeri. Salah satunya yakni Convergence Ventures, merupakan firma modal yang berfokus pada pengadaan dana di Indonesia. Perusahaan ini tidak hanya memberikan dana pada para startup, Convergence VC menyediakan sumber daya pembantu berkualitas serta membagikan pengalaman yang relevan. Untuk memperoleh informasi lebih akurat anda bisa mengunjungi lama remsi perusahaan tersebut pada www.convergencevc.com. Dengan berkembangnya VC di Negara ini diharapkan dapat menjadi jalan atau solusi untuk dapat mengatasi masalah dalam bingkai entrepreneurship.

(Visited 24 times, 1 visits today)
Tags:

Leave a Reply