Mengenal Zat Sianida, Racun yang Diduga Menewaskan Mirna…

Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, Prof. Dr. Hardinsyah mengatakan bahwa kopi tidak mengandung zat jenis sianida. Karena kopi bukan sumber zat gizi, jadi tidak mungkin membahayakan. Kopi lebih banyak mengandung kafein dan zat anti oksigen, B1, serta mineral. Tetapi karena diminumnya sedikit, orang ngopi bukan mengharapkan itu, tetapi hanya untuk stimulan agar tidak ngantuk atau menjaga stamina.

Zat jenis sianida biasanya ditemukan pada singkong yang beracun. Sementara singkong merupakan salah satu bahan untuk membuatcreamer yang biasa ditambahkan saat menikmati kopi. Jadi Pada umumnya kopi tidak mengandung sianida.

Sianida merupakan racun paling mematikan yang merusak sistem saraf central dan sistem saraf otot. Zat sianida ini menyerang semua jaringan sehingga tidak terjadi pertukaran oksigen atau disebut mengalami hipoksia yakni kekurangan oksigen dalam jaringan.

Sehingga kalau memang sianida masuk ke dalam tubuh menyebabkan koma, kejang-kejang dan gagal jantung. Tetapi, tergantung dosisnya, kalau ringan mungkin hanya sesak napas, sakit kepala, mual.

Pengetahuan lainnya bahwa sianida merupakan zat toksik yang menghalangi sel manusia menggunakan oksigen sehingga menyebabkan kematian.

Penyidik Polda Metro Jaya menduga Wayan Mirna Salimin atau Mirna (27) meninggal dunia akibat zat korosif yang menyebabkan kerusakan pada lambung.

Dugaan kerusakan lambung Mirna akibat zat korosif jenis sianid berdasarkan ciri reaksi korban seperti kejang, mulut mengeluarkan buih.

Mirna meninggal dunia usai meminum kopi Vietnam di Restauran Olivia di West Mall Grand Indonesia Tanah Abang, Jakarta Pusat, Pada hari Rabu 6 Januari 2015.

(Visited 2 times, 1 visits today)
Baca Juga :   Ramalan 2015 : Karakteristik Tahun Kambing Kayu Menurut Ramalan Zodiak Tiongkok

Leave a Reply