Obat Pereda Nyeri (Analgesik) Bisa Merusak Lambung, Berhati-Hatilah

Hati-hati bagi Anda yang sering kali mengkonsumsi obat pereda nyeri. Menurut Ketua Perhimpunan Nefrologis Indonesia dokter Dharmeizar, mengatakan jika terlalu sering mengonsumsi obat analgesik atau pereda nyeri bisa merusak organ ginjal.

Karena Obat analgesik itu sifatnya dose-dependant, artinya bahwa semakin sering mengkonsumsi dosisnya semakin banyak, akibatnya juga bisa merusak jaringan ginjal.

Jadi anda disarankan tidak mengonsumsi obat pereda nyeri, jika benar-benar tidak membutuhkan. Dan jangan sembarangan meminum obat, apalagi jika memiliki risiko tinggi mengalami penyakit ginjal karena Obat pereda nyeri bersifat nefrotoksik atau mengganggu fungsi ginjal.

Dipasaran banyak obat pereda nyeri yang paling umum dijumpai dan sering dikonsumsi adalah obat sakit kepala, Padahal, bisa saja sakit kepala disebabkan karena sakit gigi atau minus mata bertambah dan lain-lain. Dan sebaiknya kita harus cari tahu dulu apa penyebabnya.

Obat pereda nyeri (analgesik) ada banyak macamnya dan masing-masing memiliki cara kerja yang berbeda.

Dipasaran, obat-obat seperti golongan acetaminophen, atau yang lebih dikenal sebagai paracetamol dan golongan ibuprofen dapat dibeli tanpa resep dokter, serta dapat pula digunakan untuk meredakan nyeri gigi atau pun sakit kepala.

Obat analgesik juga tersedia dalam berbagai merk. Untuk efektivitas obat ini sangat berkaitan sekali dengan berat ringannya penyakit dan dosis yang digunakan. Misalnya saja obat analgesik asam mefenamat,obat ini termasuk obat yang harus diperoleh dengan resep dokter.

Meski dapat dibeli dengan mudah diapotek, penggunaan obat pereda nyeri tanpa resep juga tidak bisa sembarangan digunakan karena dapat menimbulkan efek samping. Misalnya, paracetamol sebaiknya tidak digunakan secara berlebihan, dosisnya maksimum ialah 4 gram atau 8 tablet paracetamol 500mg per hari. sedangkan Ibuprofen juga tidak dianjurkan untuk digunakan bagi wanita hamil dan menyusui karena berefek kepada janin dan bayi.

Baca Juga :   Benarkah Soft Drink Menyebabkan Gagal Ginjal?

Dan beberapa obat analgesik juga dapat menimbulkan gangguan lambung. Oleh karena itu, sebaiknya dikonsumsi setelah makan pada saat lambung tidak dalam kondisi kosong untuk membantu mengurangi efek samping obat terhadap lambung.

(Visited 350 times, 1 visits today)

Leave a Reply