Paylater atau Kartu Kredit, Mana yang Untung Buat Anda?

Paylater atau kartu kredit dua pilihan keuangan yang saling menguntungkan dan diminati oleh semua orang. Tetapi, bila dibandingkan lebih dalam lagi, sebenarnya mana yang membuat nasabah untung?

Poin pertama dalam pembahasan ini adalah cara menggunakannya. Kalau dilihat dari sini sudah pasti produk pembelian hari ini bayar nanti adalah pemenangnya. Karena, untuk mendaftarkannya saja tidak rumit.

Cukup pakai KTP serta foto saja pengguna sudah dapat memakainya di berbagai merchant. Pilihan pembayarannya berbeda satu platform dengan lainnya. Ada yang pendek satu bulan saja, beberapa maksimal 12 bulan.

Coba kalau credit card, cukup rumit diawal. Proses transaksi juga berisiko karena, kalau lupa pin sampai 3 kali kena blokir otomatis. Oleh karena itu, diingat benar dan jangan sampai diketahui.

Terutama oleh orang lain, bisa saja semua disalah gunakan. Poin selanjutnya adalah berbicara mengenai Bunga. Tidak bisa dipungkiri, namanya juga sistem pinjam meminjam, pasti ada yang namanya jasa atau bunga.

Untung Paylater atau Kartu Kredit dari Segi Bunga

Bila dilihat dari sini maka Kartu Kredit adalah pemenangnya. Memang, Bank Indonesia sudah menetapkan maksimal pemberian bunga mencapai 2,9% untuk setiap cicilan. Tetapi, mereka punya fasilitas terbaik.

Berupa program cicilan 0% bahkan, cara mendapatkannya cukup mudah. Siapa yang tidak tergiur dengan langkah tersebut. Bagaimana kondisinya paylater? Untuk kisaran bunga maksimal 5%. Sangat tinggi sekali bukan?

Pembayarannya bisa dilakukan pilihan termasuk tenornya apakah 3 bulan atau 12 bulan. Semua bergantung dari pilihan nasabah sendiri. Apakah ada cicilan 0%. Jawabannya ada walaupun, belum semuanya.

Jadi, hanya ada satu platform saja, belum tahu perkembangan ke depan jadi seperti apa. Mungkin, aplikasi lain juga ikut. Tetapi, ada syarat dan ketentuan yaitu, masa pembayaran wajib 30 hari.

Paylater atau kartu kredit punya sistem tenor atau istilah jangka pembayaran. Bila seperti ini sebenarnya, program beli sekarang bayar nanti jauh menguntungkan. Sayangnya, beberapa orang tidak menyukai karena, terlalu besar.

Misalnya saja, pinjam Rp500 ribu. Harus dikembalikan sesuai dengan penambahannya jadi Rp550 ribu. Angka tersebut terlalu memberatkan bukan? Hal tersebut tidak terjadi pada credit card. Tenornya sangat panjang.

Bisa mencapai 24 bulan, lalu mengapa Paylater lebih untung? Perhitungan bunga, semakin cepat pembayaran cicilan. Secara otomatis setiap nasabah memberikan bunga semakin kecil. Jadi, jatuhnya jauh lebih murah.

Contohnya, pinjaman Rp100 ribu. Di cicil selama 24 kali dengan tambahan Rp200 rupiah. Maka pengembaliannya menjadi Rp104.800. Sementara sistem bayar nanti hanya ada tambahan Rp2500. Lebih untung mana?

Untung Menggunakan Paylater atau Kartu Kredit?

Harus diketahui bahwa, fasilitas dari Bank ini punya biaya tahunan. Angkanya berbeda setiap bank punya kebijakannya disesuaikan dengan jenis kartu. Biaya ini memang terlalu memberatkan kalau tidak dipakai.

Misalnya penggunaannya hanya lima bulan sekali dengan biaya mencapai ratusan ribu pasti sayang sekali bukan. Sementara untuk paylater memang belum ada tambahan annual fee tahunan jadi, lebih aman.

Dari beberapa kasus tersebut sudah bisa dibandingkan bahwa keduanya sebenarnya sama menguntungkan. Poin pentingnya kembali kepada diri Anda sendiri. Mau dimanfaatkan untuk apa. Karena dari limit juga berbeda.

Kartu kredit punya pembatasan biaya jauh lebih besar bahkan, angkanya bisa mencapai 2 sampai 3 kali lipat. Lebih baik mempunyai keduanya dan tetap bijak dalam menggunakannya agar tidak menjadi beban.

Terutama soal cicilan jadi, perhatikan lagi sesuaikan dengan kebutuhan. Mana yang lebih menguntungkan bagi diri Anda sendiri apakah Paylater atau kartu kredit, sesuaikan dengan kasus di atas.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Peluang Usaha 2022 Klik Disini COD Free Ongkir Klik Disini