Pembayaran E-commerce Didominasi Oleh Transaksi Transfer bank

Bank transfer

Tren e-commerce semakin diminati saja oleh masyarakat. Meningkatnya tren e-commerce dipicu oleh semakin maraknya produsen yang menawarkan produknya melalui dunia internet. Selain itu,  tren belanja elektronik ini juga dipicu oleh kemudahan yang ditawarkan melalui sistem ini.

Menurut data Bank Indonesia (BI), setidaknya ada lima mekanisme pemabayaran dalam e-commerce. Lima mekanismen tersebut adalah  transfer dana, cash on Deposit(COD), APMK (alat pembayaran menggunakan kartu), uang elektronik (electronic money/e-money) dan e-wallet (electronic wallet).

Trasfer dana, merupakan mekansime pembayaran yang mendominasi transaksi di e-commerce. Kendati berbelanja sudah dilakukan melalui online, rupanya masyarakat masih memilih dan mempercayai system pembayaran yang tradisional, yakni melalui transfer bank.

Berdasarkan data statistik metode pembayaran e-commercedi Indonesia yang dirilis BI pada 2015, 74% para pengguna internet yang berbelanja melalui sistem ini masih memilih transfer bank sebagai metode pembayaran. Kemudian, sekitar 13%-nya memilih untuk menngunakan metode pembayaran cash on deposit.

Sebanyak 8% pengguna memilih kartu kredit sebagai metode pembayaran. Dan, sekitar 2%-nya memilih membayar dengan menggunakan uang elektronik.

Untuk mengamankan transkasi secara online ini, dalam waktu dekat BI berencana merilis dua aturan. Dua aturan tersebut dirilis dalam bentuk Peraturan Bank Indonesia (PBI), yakni mengenai penyelenggara e-commerce, pembatasan kepemilikan asing, dan e-wallet (dompet elektronik).

(Visited 178 times, 1 visits today)
Baca Juga :   Cara Transfer Gratis Antar Bank BRI, Mandiri, BNI, BCA Via Flip

Leave a Reply