Pengalaman Mendaftarkan Bayi Dalam Kandungan Sebagai Peserta BPJS Kesehatan di Tanjung Selor

Berawal dari info Dr. Widyawati di Apotek UMMI Rawa Payau Tanjung Selor bahwa bayi dalam kandungan sudah bisa di daftarkan BPJS, soalnya jika bayi lahir dalam keadaan bermasalah dalam artian tidak sehat maka BPJS Kesehatan tidak menanggungnya BPJS hanya menanggung biaya kelahiran ibu bayi.

Saya pun kaget ternyata bayi dalam kandungan sudah bisa didaftarkan, tapi tidak ada salahnya untuk di coba walaupun hasil USG bahwa bayi saya dalam keadaan sehat walafiat setidaknya hanya untuk menjaga-jaga jika ada hal-hal diluar dugaan.

Untuk proses pendaftaran sangat mudah hanya di perlukan persyaratan sebagai berikut :

  1. Meminta Surat keterangan dari dr kandungan karena saya setiap kali kontrol rutin dengan dr Kurniawan Andy di Praktek Apotek Kampung Arab Tanjung Selor,
  2. Lampiran Hasil USG,
  3. Photo Copy Kartu keluarga
  4. Photocopy KTP Ibu Calon Bayi.

Setelah semua lengkap saya mendatangi kantor BPJS Cabang Bulungan di Jalan Dkip Tanjung Selor kemudian mengisi formulir isian tambahan anggota keluarga yaitu nama bayi di tulis BY NAMA IBU KANDUNG dan tanggal lahir ditulis tanggal daftar karena daftar tanggal 13 April maka tanggal lahir bayipun dibuat tgl 13 April 2015 dan selanjutnya kita akan mendapat virtual account untuk pembayaran pertama kali menggunakan 3 Bank yaitu BNI, BRI dan Mandiri, karena di samping Kantor BPJS ada ATM BNI yang tidak terlalu jauh maka pembayarannya lewat atm bni dan selesai tinggal menunggu 7 hari untuk pengambilan kartunya. (Update per 1 Juli Masa Tunggu Kartu Bukan 7 hari tetapi 14 Hari kerja baru kartu bisa di gunakan)

Setelah seminggu berlalu berikut penampakan kartu BPJS Calon Bayi saya, ternyata dikasihnya dalam bentuk surat heheh :

 

 

Setelah 3 bulan Masa aktif kartu tidak berlaku dan kita harus baliknama Kartu Bayi BPJS menjadi nama sesuai akta kelahiran dan Karrtu Keluarga Klik Disini untuk Proses Penggantian Kartu BPJS Bayi Kandungan Menjadi Nama Sesuai KK dan Akta Kelahiran

Baca Juga :   Sabun Antibakteri Mengandung Triclosan Dan Triclocarban Akan Segera Menghilang dari Pasaran

 

 

Untuk lebih jelasnya Berikut cara mendaftarkan bayi dalam kandungan sebagai peserta BPJS yang saya kutip dari situs bpjs kesehatan.

Syarat daftarkan calon bayi jadi peserta BPJS

Bayi dalam kandungan dapat didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan, dalam hal ini ibu hamil dan/atau keluarganya, dapat mendaftarkan bayi dalam kandungan ibunya sebagai kelompok Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Dengan ketentuan sebagai berikut:
Bayi dalam kandungan sebagai calon peserta kelompok PBPU yang didaftarkan adalah semua bayi yang keberadaannya terdeteki dari adanya denyut jantung bayi (janin) di dalam kandungan (secara medis dengan melampirkan surat keterangan dokter).
Pendaftaran bayi dalam kandungan sebagai peserta kelompok PBPU dapat dilakukan dengan mencantumkan data sesuai dengan identitas ibu bayi tersebut.
Contoh: Calon by. Nyonya (disesuaikan dengan nama ibu).
Pengisian NIK untuk bayi dalam kandungan sebagai peserta kelompok PBPU diisi berdasarkan nomor KK orang tua peserta.
Nomor KK yang dimaksud adalah nomor KK Keluarga sebagai satu kesatuan.
Tanggal lahir bayi dalam kandungan sebagai calon peserta kelompok PBPU mengikuti tanggal pada saat didaftarkan.
Jenis kelamin menggunakan perkiraan jenis kelamin yang diperoleh sebagai hasil pemeriksaan USG atau menggunakan perkiraan sementara.
Pengisian kelas rawat calon peserta bayi dalam kandungan sebagai peserta kelompok PBPU, wajib sama untuk satu keluarga.
Perubahan identitas bayi dalam kandungan sebagai peserta kelompok PBPU (nama, tanggal lahir, NIK) dilakukan paling lambat 3 bulan setelah bayi tersebut dilahirkan.
Dalam hal tidak dilakukan perubahan terhadap identitas bayi dalam kandungan sebagai peserta kelompok PBPU, maka bayi tersebut tidak dapat memperoleh pelayanan kesehatan dan status kepesertaan menjadi tidak aktif.
Tata cara pendaftaran peserta ini sebagaimana dijelaskan di atas, tidak berlaku untuk peserta yang termasuk dalam Pasal Pengecualian Peraturan Direksi Nomor 211 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Pendaftaran dan Penjaminan Peserta Perorangan BPJS Kesehatan yang telah ditetapkan tanggal.
Ayo daftar selagi sehat dan turut sukseskan gotong royong untuk Indonesia yang lebih sehat!

Baca Juga :   Proses Penggantian Kartu BPJS Bayi Kandungan Menjadi Nama Sesuai KK dan Akta Kelahiran

Informasi lebih lanjut:
Pusat Layanan Informasi BPJS Kesehatan : 500400 (Hotline Service)
Artikel Terkait BPJS Kesehatan :

(Visited 9,237 times, 16 visits today)
Tags:

8 Responses

  1. author

    Sucipto Kuncoro1 year ago

    Yang saya tau, di peraturan bpjs nomor 32/2015 lampiran hasil USG itu tidak wajib.. Asal ada keterangan hamil dari dokter. Tapi kadang petugas di kantor cabang mewajibkan 🙁

    View Comment Reply
    • author
      Author

      Dede Nandang1 year ago

      mungkin USG hanya sebagai pelengkap aja, untuk memastikan jenis kelamin nya
      Thanks

      View Comment Reply
  2. author

    Mochamad Haris Ansori12 months ago

    untuk surat keterangan dokter/bidan dulu saya diminta yg ada nomer surat, alamat lalu nama ibu yg hamil siapa, umur, perkiraan tanggal lahir bayi dan jenis kelamin, saya dulu balik ke bpjs lagi karema surat keteranganya gak ada nomer surat

    View Comment Reply
  3. author

    Dede Nandang12 months ago

    kalo saya udah ga ribet kok sehari langsung jadi yang penting kelengkapan dokumen diatas sudah ada

    View Comment Reply
  4. author

    theresia5 days ago

    Semalam suami saya mau mendaftarkan bayi dlm kandungan ke kantor BPJS . Ternyata sampai di kantornya BPJS , petugasnya bilang bayi dlm kandungan sudah masuk menjadi tanggungan perusahaan. Benar nggak sih?

    View Comment Reply
    • author
      Author

      Dede Nandang4 days ago

      BPJS Bayi dalam kandungan Khusus Peserta Mandiri atau Bukan Pekerja Penerima Upah yang sudah Ditanggung Oleh Perusahaan, Mekanismenya Setelah Lahir Tinggal daftarkan ke BPJS Kesehatan dan langsung aktif serta langsung berkoordinasi dengan HRD Tempat Anda Bekerja, supaya iuran langsung sudha bisa langsung tercover.

      View Comment Reply
  5. author

    Wulan3 days ago

    Terimakasih mbak artikelnya sangat informatif dan membantu.
    Saya sudah mengurus bpjs utk calon bayi yg prediksi lahir bln april nanti.
    Sudah dpt sms juga dr BPJS nomor virtual account calon bayi dan biaa transfer 2minggu lagi.
    Yg jadi pertanyaan saya,
    Saya telpon call center bpjs nya katanya kartu nanti dicetak setelah bayi lahir, krn begitu prosedurnya.
    Lalu nanti kalau rumah sakit tanya kartu bpjs bayinya bgmn ya, krn sy sudah dpt penjelasan dr rmh sakit bahwa bayi yg blm ada kartu bpjs nanti akan dibebankan biaya bayi.

    Tp di artikel mbak ini setelah bayar, bisa ditukar lgsg dgn kartu bpjs calon bayi.
    Mohon pencerahannya trmksh

    View Comment Reply
    • author
      Author

      Dede Nandang3 days ago

      Sebenarnay Tidak ada masalah mba, mba tinggal sebutkan No BPJS Bayi dan Nomor Virtual Account itu adalah Nomor BPJS yang di depannya di tambahankan Kode 888000

      View Comment Reply

Leave a Reply