Pengalaman Mudah Mengurus Akta Kelahiran di Tanjung Selor Bulungan Kaltara

Membuat akta kelahiran memang susah-susah gampang, karena saking susahnya kita kadang malas mengurusnya terkadang kebanyakan minta bantuan orang lain untuk mengurusnya dengan imbalkan tertentu, dan itu terjadi kepada saya waktu mengurus akta kelahiran anak pertama saya 4 tahun yang lalu karena ga mau ribet akhirnya saya minta jasa orang untuk membuat akta kelahiran dengan biaya sekitar 300ribuan, dan memang kenyataannya cepat sekali karena saat itu saya minta bantuan kepada orang capil langsung.

Tetapi untuk anak yang kedua ini saya ingin merasakan ngurus akta kelahiran sendiri menurut orang2 yg sudah pengalaman sebenarnya ga terlalu ribet juga apalagi di daerah bulungan kalimantan utara juga ga terlalu dipersulit untuk membuat selembar akta kelahiran.

Pengalaman yang sudah saya lakukan dalam membuat akta kelahiran anak kedua saya ternyata berjalan lancar asalkan kita mengikuti aturan-aturan yang berlaku.

Berikut step by step saya dalam mengurus akta kelahrian dari mulai RT hingga keluarnya selembar akta kelahiran di tempat tinggal saya di tanjung selor kabupaten bulungan kalimantan utara :

Pertama, sesaat setelah anak kita lahir maka pihak bidan atau rumah sakit akan mengeluarkan surat keterangan lahir asli berstempel.

Kedua, datang ke RT minta dibuatkan surat pengantar ke kelurahan untuk membuat penambahana nggota baru di Kartu keluarga, si RT akan membuat surat pengantar ke desa atau kelurahan nah sekalian bilang ke rt nya mau buat penambahan anggota baru di KK beserta surat kelahiran yg di keluarkan oleh desa atau kelurahan. Walaupun RT ga meminta uang tapi sebagai warga saya tetap memberikan uang admin yg biasa umum yaitu sekitar Rp 20rb anggap sebagai uang cape menulis hehehe

Baca Juga :   Waspada Virus Ebola Masuk Indonesia

Ketiga, setelah mendapat surat dari RT kemudian kita mendatangi kantor desa atau kelurahan, sesuai dengan kebutuhan kita di kelurahan bahwa dokumen pendukung akta kelahiran form penambahan anggota baru kalo ga salah form F-1.16 saya lupa dan surat keterangan kelahiran F-2.01, kenapa kita harus minta sekalian 2 form tersebut terkadang kalo ga dikasih tahu jika sudah sampai capil kita harus bolak balik ke kelurahan untuk ngurusin penambahan anggota baru dan surat keterangan kelahiran, jadi kan waktunya bisa lebih efisien hehehe, mulai dari sini sih sudah ga keluar biaya lagi alias gratis

Jika sudah mendapatkan 2 formulir tersebut dari kelurahan yaitu formulir penambahan atau perubahan anggota keluarga dan formulir surat keterangan kelahiran bernapas lega dulu ya, tinggal ke tahap selanjutnya.

Keempat, mendatangi kecamatan tujuannya meminta tanda tangan dari pihak kecamatan untuk form perubahan atau penambahan anggota keluarga untuk pengalaman kemarin sih formulir keterangan kelahiran cukup sampai desa atau kelurahan aja jadi saya ke kantor kecamatan hanya minta tanda tangan saja di form F-1.16 sekedar informasi mulai dari rt. Desa/kelurahan dan kecamatan saya. Untuk biaya lagi-lagi gratis soalnya saya sempat tanya biaya admin kata stafnya gratis tidak ada biaya asyiikkk

Kelima, Mendatangi Capil pada saat mendatangi capil kita belum bisa langsung urus akta kelahiran tetapi yg kita urus adalah perubahan atau penambahan anggota baru atau bahasa kasarnya Ganti Kartu keluarga hehe, di CAPIL kabupaten bulungan ada 2 loket terpisah pertama loket penguruan KTP/KK dan kedua loket pengurusan akta kelahiran/perkawinan/kematian, tanpa GPL saya menuju loket pengurusan KTP menyerahkan form penambahan anggota keluarga baru atau form F-1.16 dilampiri Kartu keluarga/KK asli bagian staf admin akan mengecek kelengkapan dokumen kita jika tidak ada masalah kita akan menerima tanda terima berkas, di lembar tanda terima tersebut tercantum tanggal selesai penerbitan KK biasanya sih seminggu.

Baca Juga :   30 September 2016 Batas Akhir Rekam Data E-ktp Jika Tidak Akan Dinonaktifkan

Keenam, setelah seminggu berlalu saya mendatangi capil dan menukarkan tanda terima berkas dengan Kartu Keluarga Baru yag sudah ada nama anak saya sampai disini lagi2 gratis alias tidak ada biaya, KK baru sudah di tangan langkah selanjutnya persyaratan pembuatan akta kelahiran :

  • Kartu Keluarga sudah ada nama anak yg akan dibuatkan akta kelahiran
  • Surat Keterangan Kelahiran dari bidan atau rumah sakit asli berstempel
  • Formulir keterangan kelahiran dari desa F-2.01 karena kita sudah ngurus dari awal jadi ga bolak balik ke kelurahan kan hehe
  • Photo Copy buku nikah yag sudah di legalisir, kalo untuk legalisir buku nikah tinggal datang aja ke KUA Tanjung selor meraka melayani yg buku nikah luar juga asalkan pada saat legalisir tunjukin aja buku nikah yg asli
  • Photo Copy KTP kita sebagai pelapor
  • Photo copy KTP 2 orang saksi waktu lahiran kalo saya sih KTP adik saya dan tetangga saya, untuk ktp dan kk semua harus di legalisir pengalaman saya sih kemarin ktp dan kk saya ga legalisir ke desa atau kelurahan tapi cukup di capil aja di bagian tata usaha

Jika dokumen diatas udah lengkap kita tinggal mendatangi Capil bagian loket pengurusan akta, staf admin akan mengecek semua kelengkapan doikumrn kita jika dinyatakan lengkap kita akan menerima tanda terima berkas untuk lama waktunya yaitu selama 14 hari karena memang ada pengurumannya hehe

Dua minggu kemudian akta kelahiranpun selesai juga staf capil meminta saya untuk mengecek kata demi kata takutnya ada kesalahan penulisan kan bisa fatal jika tidak ada masalah maka akta pun sudah di tangan dan lagi2 tidak ada biaya alias gratis.

Baca Juga :   Aturan Baru BPJS Kesehatan Dinilai Persulit Warga Masyarakat

Jadi kesimpulannya jika kita mengikuti aturan yang berlaku sebenarnya ga sulit kok, tidak ada biaya sama sekali, hanya biaya pak RT saya 20rb hehehe

Demikian pengalaman saya dalam mengurus akta kelahiran anak saya yang kedua yang saya beri nama AKMAL LATHIF ALFARIZI.

 

Download File  F-1.16_FORMULIR_PERMOHONAN_PERUBAHAN_KARTU_KELUARGA_(KK)_WNI

Download File F-2.01_SURAT_KETERANGAN_KELAHIRAN

(Visited 29 times, 1 visits today)
Tags:

Leave a Reply