Pentingnya Memiliki Dana Darurat

Kesehatan menjadi hal yang sangat penting. Sayangnya selama ini banyak orang abai dalam menjaga kesehatannya. Peribahasa “mencegah lebih baik daripada mengobati” baru menjadi sebatas peribahasa. Faktanya banyak orang baru sadar akan pentingnya menjaga kesehatan ketika sudah jatuh sakit dan dihadapkan pada biaya berobat yang mahal.

Ketika sudah jatuh sakit, biaya pengobatan memang kerap menjadi masalah yang cukup memusingkan. Apalagi jika tidak ada dana darurat  yang disiapkan untuk kondisi-kondisi tak terduga. Kondisi seperti ini bisa berbahaya, terlebih bila tagihan biaya rumah sakit lebih besar dari pendapatan yang dimiliki.

Mengapa Harus Memiliki Dana darurat?

Mengingat mahalnya biaya berobat, biaya pendidikan, dan lain-lain, sangat penting untuk melingkapi diri Anda dan keluarga dengan berbagai proteksi. Proteksi pertama adalah asuransi. Proteksi kedua adalah dana darurat , yang masih kerap dipandang sebelah mata oleh banyak orang.

Memilki dana darurat sangat penting, pertama karena dana itu memungkinkan kondisi finansial tetap stabil sekalipun tengah ditimpa keadaan tak terduga. Adanya dana ini membuat Anda bisa mengatasi keadaan darurat tanpa harus mengatur pos-pos keuangan yang sebelumnya sudah Anda atur sedemikian rupa.

Alasan lain yang membuat dana darurat menjadi penting adalah agar Anda tidak perlu menjatikan utang sebagai solusi atas masalah yang tengah dihadapi. Meminjam uang kepada pihak lain memang terdengar seperti solusi yang praktis dan cepat. Sayangnya solusi yang tampak mudah tersebut berpeluang memunculkan masalah baru di kemudian hari.

Masalah yang timbul dari memiliki utang adalah keuangan yang tidak stabil karena harus membayar cicilannya setiap bulan. Akan semakin parah jika utang tersebut berbunga, karena jumlah yang harus Anda bayar jadi lebih besar dari jumlah yang Anda pinjam. Sebaiknya menyelesaikan masalah dengan utang tidka masuk dalam daftar opsi Anda.

Baca Juga :   Meriahnya Berbagai Macam Seni dan Budaya di Pekan Budaya Malinau 2014

Memiliki dana darurat bermanaat pula untuk membiasakan diri menabung dengan cara yang berbeda. JIka Anda bisa menyisihkan dana darurat secara disiplin ada kemungkinan jumlahnya jadi lebih banyak dari yang Anda rencanakan. Jika sudah sampai pada tahap demikian maka kelebihan jumlah bisa Anda gunakan untuk kepentingan lain yang tak masuk dalam kebutuhan primer. Sesekali membahagiakan diri sendiri tentu tak ada salahnya.

Ketenangan finansial pastilah Anda peroleh jika bisa mengelola dana darurat dengan baik. Anda tak perlu lagi was-was jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tak diinginkan. Bila terjadi masalah, Anda cukup fokus memikirkan penyelesaian masalah karena sokongan dana sudah cukup.

Bagaimana Cara Menyiapkan Dana darurat?

Dana darurat dalam jumlah yang besar memang dibutuhkan untk menciptakan keamanan finansial. Namun bukan berarti Anda harus langsung menyimpan dana dalam jumlah yang besar. Sisihkan penghasilan sedikit demi sedikt layaknya menabung. Bedanya, dana ini benar-benar tak boleh disentuh kecuali dalam keadaan darurat.

Sebelum menentukan jumlah uang yang harus Anda sisihkan sebagai dana darurat hitunglah dulu pemasukan dan pengeluaran yang Anda miliki setiap bulan. Jangan sampai usaha menyiapkan dana untuk keadaan darurat mengganggu stabilitas finansial Anda. Sisihkan dengan disiplin dan rutin. Bila perlu bukalah rekening khusus untuk dana ini.

Jika dalam keadaan tertentu Anda terpaksa menggunakan dana yang sudah disimpan, jangan lupa untuk mengisinya kembali. Sesuaikan selalu jumlah yang yang bisa Anda sisihkan dalam jangka waktu tertentu. Tentukan juga jumlah dana yang ingin Anda siapkan agar semuanya jadi lebih terarah.

(Visited 22 times, 1 visits today)
Rate this article!

Leave a Reply