Perlukah Anak Bermain Lego?

Dewasa ini mainan anak sangatlah beragam, baik dari jenis, bentuk, warna hingga fungsi atau kegunaannya. Sebagai orang tua pasti lebih baik jika kita bijak dalam membelikan mainan untuk andak. Maksudnya adalah, kita tidak hanya melihat dari segi fun atau kesenangannya saja dalam membeli mainan, namun mainan hendaknya memiliki nilai edukatif atau manfaat untuk tumbuh kembang anak. Salah satu mainan anak yang dinilai memiliki manfaat edukatif yang tinggi adalah lego.

Lego merupakan mainan anak yang berbentuk seperti balok dimana balok balok tersebut dapat disusun sesuai dengan kreatifitas si penyusunnya atau dalam hal ini adalah anak. Menurut beberapa ahli, lego ternyata memiliki manfaat bagi perkembangan anak dari segi bahasa, kognitif, social emosional dan juga secara fisik. Berikut ini adalah manfaat yang akan anak anda peroleh dengan bermain lego.

  1. Sebagai Sarana untuk Mengenalkan Bentuk dan Warna

Lego merupakan mainan yang tepat untuk anak agar dapat belajar mengenai warna, bentuk serta ukuran. Anak akan merasa seperti “tidak sedang belajar” saat bermain lego, padahal mereka sedang mempelajari sesuatu. Selain itu, lego pun dapat menjadi sarana untuk mengenalkan perhitungan dasar dan sederhana pada anak.

  1. Melatih Koordinasi Tangan dan Mata serta Kemampuan Motorik

Dengan memasang satu balok lego pada blok lainnya, maka anak akan mempelajari mengenai koordinasi tangan dan mata dengan langsung. Selain itu, dengan sering bermain lego, kemampuan motorik anak juga akan semakin terasah. Semakin anak bertambah usianya, maka anak pun akan semakin mampu mengasah kemampuan untuk memilih, menempatkan, mengontrol dan menggerakkan dengan bermain lego.

  1. Merangsang Kemampuan Berbahasa Anak

Dengan bermain lego, apalagi jika ditemani oleh temannya atau orang dewasa, anak akan mampu mengembangkan kemampuan berbahasanya. Anak akan belajar banyak kosakata seperti misalnya kata depan “di atas”, di dalam, di bawah dan kata kata lain yang biasanya berhubungan dengan bentuk dan ukuran. Selain itu, anak pun dapat belajar mengenai instruksi dengan bermain lego.

Baca Juga :   Tips Memadukan Perhiasan Emas dengan Tampilan Pakaian
  1. Melatih Kemampuan Problem Solving dan Logika

Dengan bermain lego, anak dapat belajar untuk mengikuti tahapan tahapan yang sesuai dengan logika berpikir yang urut atau runut, dengan begitu anak pun akan belajar menggenai prolem solving. Anak dapat belajar bagaimana membuat lego agar dapat berdiri dengan seimbang, dll. Lego akan membuat anak lebih mengenal mengenai matematika, konstruksi dan engineering dimana mereka dapat belajar dengan cara yang menyenangkan.

  1. Mengasah Imajinasi dan Kreatifitas

Tak bisa dipungkiri bahwa lego dapat membuat anak menjadi lebih kreatif. Mengapa? Hal ini karena dapat membuat bentuk bentuk sesuai instruksi, mereka pun dapat bermain dengan bebas membuat bentuk sesuai dengan apa yang mereka imajinasikan. Bahkan terkadang anak secara tidak sengaja membuat sebuah bentuk dan mereka mampu mengatakannya yang terkadang akan membuat kita kagum karena kita tidak berpikir hingga kesana.

  1. Melatih Teamwork

Lewat permainan lego yang dimainkan bersama dengan teman temannya, anak akan belajar soft skill melalui team work atau kerja sama. Anak akan belajar untuk berbagi dan berkolaborasi dalam membuat sebuah bentuk atau konstruksi dengan lego. Hal ini dapat menjadi sebuah ajang family time yang seru dan anak pun akan lebih siap masuk atau berkarya di masyarakat atau lingkungan kerjanya nantinya.

Banyak orang tua yang ternyata setuju bahwa dengan bermain lego anak mereka mengalami perkembangan kecerdasan yang lebih cepat. Karena itulah, lego merupakan jenis mainan edukatif yang sangat bermanfaat bagi anak anda.

(Visited 114 times, 1 visits today)
Rate this article!

Leave a Reply