Program KIP Plus Dan BNI Simpel Sekarang Eranya Uang Digital


Bank BNI menjadi salah satu bank yang ditunjuk menyalurkan dana bantuan bagi siswa sekolah dalam Program Indonesia Pintar (PIP), dengan menggunakan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Plus. 

KIP merupakan kartu elektronik yang diberikan kepada penerima PIP yang ditanamkan dua fungsi sekaligus, yaitu fungsi untuk mengakses rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) dan rekening e-wallet.
Sebagai tabungan, Tabungan SimPel dan KIP akan menjadi sarana penyimpanan dana PIP dan dapat ditarik dan ditransaksikan kapan pun sesuai kebutuhan siswa penerima KIP. Pencairan dana bantuan PIP ini dapat dilakukan di ATM dan teller BNI untuk dana yang ada di rekening tabungannya.

Sebagai e-wallet, dana PIP dapat digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah secara non tunai, di koperasi sekolah, toko perlengkapan sekolah, toko buku atau merchant yang bertanda khusus menerima KIP dan sudah menjadi Agen46 (Agen Laku Pandai BNI).

Implementasi program ini sejalan baik dengan Gerakan Nasional Non Tunai dari Bank Indonesia (BI) dan program peningkatan inklusi dan literasi keuangan yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

KIP BNI sebagai identitas siswa karena di kartu dicantumkan nomor induk siswa dan juga berfungsi juga kartu ATM yang berafiliasi dengan produk Tabungan BNI SimPel. Kemudahan lain adalah transaksi yang dapat dilakukan oleh para siswa melalui lebih dari 1.900 cabang BNI, lebih 16.500 BNI ATM, dan 14 ribu Agen BNI46 yang tersebar di seluruh Indonesia.

Indonesia sekarang selangkah lebih maju dimana sebelumnya pemberian bantuan secara tunai sekarang sudah bisa menyalurkan bantuan secara elektronik non tunai dan akan meminimalkan pungutan liar jika masih dilakukan penyaluran secara tunai.

Edukasi yang sangat bagus secara tidak langsung memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai transaksi non tunai.

Baca Juga :   Harus Waspada Jika Ada Penawaran Kartu Kredit & Asuransi Via Telepon

Pada tahap pertama ini sebagai pembelajaran namun kedepannya akan menjadi sebuah budaya karena dengan transaksi non tunai sedikitnya membangun perekonomian indonesia supaya lebih kokoh.

(Visited 42 times, 1 visits today)

Leave a Reply