Ratusan Ribu Nasabah Pinjaman KUR BRI Dapat Keringanan Kredit

Kondisi dunia yang sedang dilanda covid 19 memberikan dampak luar biasa ke berbagai sektor kehidupan. Pembatasan yang terjadi dalam berbagai hal membuat perputaran ekonomi semakin sulit. Oleh karena itu, Bank BRI mengeluarkan kebijakan bagi para nasabah pinjaman KUR BRI.

Salah satu pihak yang paling terdampak oleh covid ialah para pelaku usaha kecil dan menengah. Bagi para pelaku UMKM di bidang pariwisata misalnya mereka paling terdampak karena tidak ada wisatawan yang datang.

Tidak sedikit pula para pelaku bisnis yang harus menutup sementara usahanya karena pandemi ini . Melihat banyaknya nasabah BRI yang terdampak, maka BRI memberikan kemudahan bagi para debitur yang mengalami dampak kerugian ini.

Restrukturisasi BRI dampak corona ini telah diupayakan oleh perseroan terhadap nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program ini dikhususkan bagi para nasabah yang mengalami kesulitan pembayaran cicilan akibat mengalami penurunan penghasilan usaha.

Sampai pertengahan bulan April 2020, perusahaan telah melakukan restrukturisasi KUR terhadap lebih dari 125 ribu nasabah. Nilai pinjaman yang akan direstrukturisasi oleh BRI  mencapai angka  1.9 triliun rupiah.

Supari, selaku Direktur Bisnis Mikro BRI mengatakan bahwa BRI memberikan keringan bagi para nasabah dan melakukan penyesuaian. Besarnya keringanan bervariasi tergantung kemampuan para nasabah untuk melakukan pembayaran pinjaman.

“Restrukturisasi yang dilakukan oleh BRI bertujuan untuk membantu dan saling meringankan para nasabah yang mengalami dampak covid 19 ini” jelas Supari.

Kebijakan Restrukturisasi yang Beragam

restrukturisasi Pinjaman KUR BRI

BRI melakukan kebijakan yang bervariasi terkait program restrukturisasi ini dengan berbagai skema yang ada. Diantaranya ialah perpanjangan jangka kredit, penundaan angsuran pokok, perubahan skim kredit serta penyesuaian cara angsuran.

Semua skema tersebut akan dievaluasi oleh bank tergantung seberapa besar dampak dan penurunan usaha yang dialami debitur. Meskipun melakukan keringanan kepada para nasabah, namun tidak sedikit UMKM yang masih mampu bertahan. Baca Juga Cara Mengajukan Relaksasi Pinjaman Kredit Plus

BRI mencatat bahwa tidak sedikit para pelaku UMKM yang berusaha untuk melakukan pembayaran cicilan dengan normal. Restrukturisasi merupakan upaya bank untuk membantu para UMKM dalam menghadapi pandemi ini sesuai dengan imbauan pemerintah.

Syarat dan Cara Mengajukan Keringanan Oleh Nasabah

Terdapat tiga skema yang ditawarkan oleh BRI terkait keringanan pinjaman yakni

  • perpanjangan jangka waktu
  • penundaan sebagian pembayaran
  • pemberian masa tenggang.

Berikut ini ialah syarat dan ketentuan untuk mendapatkan keringanan tersebut

  • Terkena dampak langsung dari pandemi covid 19 dan memiliki nilai pembiayaan dibawah Rp 10.000.000.000
  • Merupakan pengusaha UMKM
  • Tidak memiliki tunggakan sebelum 2 Maret 2020 atau memiliki tunggakan dibawah 90 hari sampai 31 Maret 2020
  • Memiliki jaminan/objek pembiayaan/kendaraan
  • Memenuhi berbagai kriteria lainnya yang ditetapkan oleh BRI

Setelah memenuhi persyaratan tersebut nasabah bisa melakukan restrukturisasi BRI online tanpa harus datang ke bank. Berikut ini ialah langkah langkah dan caranya.

  • Melakukan pengajuan keringanan dengan mengisi formulir yang diunduh dari website resmi BRI Finance
  • Mengirim formulir yang sudah diisi ke alamat email marketing@brifinance.co.id beserta dengan alamat yang bisa dihubungi
  • BRI melakukan penilaian terhadap kondisi debitur untuk menentukan kondisi restrukturisasi berat, sedang atau ringan
  • BRI memutuskan bentuk restrukturisasi yang bisa diambil debitur
  • Nasabah akan mendapatkan persetujuan permohonan keringanan melalui email atau surat pemberitahuan tertulis lainnya.

Tentunya keringanan ini sangat berguna bagi para nasabah pinjaman KUR BRI yang mengalami dampak akibat corona. Jika Anda mengalami kesulitan, jangan lupa untuk mengajukan permohonan ini.

restrukturisasi Pinjaman KUR BRI

(Visited 3 times, 1 visits today)
Tags:

Leave a Reply