Saat Berupaya Menaklukan Keganasan Gunung Semeru Dania Agustina Rahman Meninggal di Tempat

Seorang gadis pendaki berumur sembilan belas tahun, Dania Agustina Rahman meninggal di Gunung Semeru setelah terlebih dahulu mendaki Gunung papandayan dengan kawan-kawannya, alumni SMUN 1 Kota Sukabumi. Sebelumnya, sepanjang pendakian Gunung Papandayan, dia tak sedikit pun terdengar mengeluh atau kelelahan. malahan dari semua kawan-kawannya, dia yang paling dapat menampakan wajah ceria serta penuh semangat ketika melalui jalur daki.

“Dia paling semangat, sebab hobinya memang mendaki gunung. Berangkat tanggal 16 turun dari papandayan tanggal 18 siangnya, kalau setelah itu kita masih terus mendaki Gunung Gede Sukabumi sedangkan dia memilih pulang katanya ada tugas kuliah,” tutur Reyner Indrayana, teman korban, Kamis 13 Agustus. Perjumpaan sebelum Dania meninggal, dia mengabadikannya dalam foto ponselnya. gadis yang dikatakan tomboy tersebut tak mempunyai raut sedih atau memikirkan sesuatu dengan senyum yang tak pernah hilang. Reyner melanjutkan jika punya masalah dia memang tak pernah cerita maupun curhat, sifatnya memang tomboy khususnya dilihat dari penampilan sehari-harinya.

Hobi dia adalah mendaki gunung, seperti yang dituturkan Rena Mariana, 40 tahun, yang merupakan bibi dari korban korban, jika hobinya muncul semenjak dia duduk pada semester 3 Universitas Pasundan. Rena mengatakan bahwa dia sangat menyukai traveling serta naik gunung selepas SMU, sayangnya entah mengapa ketika berangkat ke Semeru dia tak memberikan kabar ke keluarga.

Belum jelas kronologi meninggalnya korban, namun sumber lain mengatakan jika korban yang mendaki pada Rabu sore nekat naik ke puncak Gunung Semeru. “Petugas menemukan pendaki lain bernama Dania yang meninggal dunia disebabkan tertimpa batu berukuran besar dari puncak Semeru,” tutur Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Ayu Dewi Utari, seperti yang dikutip dari Metronews.

Baca Juga :   Begini Cara Membuat PIN Kartu Kredit BNI

Para petugas pada saat itu sedang mencari korban yang hilang sebelumnya, Daniel Saroha, namun mendapatkan Dania yang meninggal tertimpa batu. Sampai sekarang petugas terus melaksanakan pencarian Daniel, “Saat petugas melaksanakan pencarian pendaki yang hilang bernama Daniel Saroha, tiga puluh satu tahun, warga Bogor yang juga belum ketemu,” tambah dia.

 

(Visited 181 times, 1 visits today)

Leave a Reply