Sebelum Menyesal dan Jatuh Sakit, Rajinlah Minum Air Hangat di Pagi Hari

Kebanyakan orang, begitu bangun tidur, langsung mandi lalu sarapan atau menikmati secangkir kopi. Mungkin mereka lupa atau belum tahu, bahwa ada satu ritual sederhana yang sebaiknya dilakukan setiap pagi, yaitu minum segelas besar atau lebih air putih hangat.
Menurut Dr Fereydoon Batmanghelidj, seorang dokter dari St Mary’s Hospital Medical School of London, air putih hangat di pagi hari sebelum melakukan aktivitas apapun, punya banyak manfaat sehat. Di antaranya adalah memperlancar pencernaan, membantu membersihkan racun-racun di tubuh, meningkatkan imunitas, dan meningkatkan kemampuan tubuh menyerap nutrisi dari makanan yang kita konsumsi.
Dr Fereydoon Batmanghelidj pertama kali menemukan penemuannya tersebut, ketika ada di penjara sebagai tahanan politik pemerintah Iran. Di penjara, dia memiliki banyak keterbatasan. Obat-obatan tidak tersedia, sementara ribuan tahanan sering mengeluh sakit pencernaan yang belakangan diduga sebagai ulser peptik (luka terbuka di bagian dalam lapisan perut, di atas usus kecil atau esofagus yang menimbulkan gejala nyeri dan kembung). Hal terbaik yang bisa mereka lakukan ketika sakit adalah minum air sebanyak-banyaknya. Ajaibnya, kebanyakan mereka sembuh atau sakitnya berkurang, setelah minum air putih dalam jumlah banyak selama beberapa hari.
Sekeluarnya dari penjara, Dr Fereydoon Batmanghelidj melanjutkan studinya di bidang kesehatan khusus mengenai hubungan antara kondisi dehidrasi dengan timbulnya berbagai macam penyakit. Dr Fereydoon Batmanghelidj memublikasikan penemuannya dalam banyak jurnal ilmiah dan dua buah buku berjudul Your Body’s Many Cries for Water dan How to Deal with Back Pain and Rheumatoid Joint Pain.

6 Fakta Air Putih Selain manfaat air hangat, perlu diketahui pula enam fakta ilmiah betapa kebiasaan minum cukup air putih setiap hari penting bagi tubuh.

  1. Pertahankan keseimbangan cairan tubuh, Fakta medis menunjukkan tubuh manusia 60 persen terdiri dari cairan.
    Fungsi-fungsi cairan ini adalah untuk proses pencernaan, penyerapan, sirkulasi, produksi air ludah, transportasi nutrisi, dan mempertahankan suhu tubuh.
  2. Kendalikan kalori, Sejak lama, orang yang sedang menjalani program diet melakukan kebiasaan banyak minum air putih sebagai strategi menurunkan berat badan. Meskipun air tidak menghasilkan efek magis, menggunakannya sebagai pengganti minuman berkalori tinggi tentu saja akan sangat membantu. “Program diet akan berhasil jika Anda memilih air atau minuman non-kalori sebagai pengganti minuman yang kalori. Lalu diet dengan makanan yang kaya cairan yang lebih menyehatkan, berisi dan membantu Anda memangkas kalori,” ungkap peneliti dari University State of Pennsylvania Barbara Rolls, PhD, penulis buku The Volumetrics Weight Control Plan.
  3. Bantu bangkitkan otot, Sel-sel yang tidak mampu mempertahankan keseimbangan akan cairan dan elektrolit akan berakibat pada kelelahan otot. Ketika sel-sel otot tidak memiliki cairan yang cukup, mereka tidak akan berfungsi dengan baik dan kemampuannya berkurang. inum air saat berolahraga juga sangat penting. American College of Sports Medicine merekomendasikan bahwa dua jam sebelum berolahraga sebaiknya seseorang meminum 17 ons cairan.
  4. Kulit tetap bercahaya, Kulit Anda sebenarnya mengandung banyak air dan berfungsi sebagai benteng dalam mencegah ekses hilangnya cairan tubuh. Namun, jangan harap bahwa kelebihan cairan dapat dijadikan sebagai cara ampuh menghilangkan kerutan dari garis pada kulit.
  5. Pelihara fungsi ginjal, Cairan tubuh merupakan media yang juga mentransportasikan sisa atau limbah untuk keluar dan masuk ke dalam sel. Racun utama dalam tubuh adalah nitrogen urea darah, sejenis cairan yang dapat melewati ginjal untuk kemudian diproses dan dieksresikan dalam bentuk urine. Ketika tubuh memiliki cukup cairan, urine akan mengalir bebas, jernih, dan bebas bau. Ketika tubuh tidak punya cukup cairan, konsentrasi urine, warna, dan bau akan lebih kentara karena ginjal harus menyerap cairan ekstra untuk menjalankan fungsinya. Tak heran bila Anda minum sedikit air, risiko Anda mengalami batu ginjal akan meningkat terutama pada iklim hangat atau panas.
  6. Pertahankan fungsi normal usus, Asupan cairan yang cukup akan membuat makanan yang melewati saluran cerna dapat mengalir lancar dan mencegah terjadinya konstipasi. Ketika Anda tidak punya cukup cairan, usus akan menyerap cairan dari feses atau tinja untuk tetap menjaga hidrasi.Alhasil, tentu saja buang air besar Anda akan bermasalah.
(Visited 10 times, 1 visits today)
Baca Juga :   Inilah Keajaiban Menaruh Es Batu di Tengkuk Leher

Leave a Reply