Sistem Pinjaman Bank Syariah, Dapat Uang Tunai Dan Bebas Dari Bunga

Sistem pinjaman bank syariah

Di dalam sistem pinjaman bank syariah ada beberapa hal yang akan Anda rasakan memiliki perbedaan dengan sistem pinjaman yang diberikan oleh bank konvensional secara umum. Walaupun begitu, dalam hal pemberian dana pada nasabah, penerimaan uang dan sistem transfer untuk mengembalikan dana tersebut, serta persyaratan seperti kelengkapan identitas dan surat-surat tetaplah memiliki kesamaan. Sedangkan yang menjadi ciri khas dari bank syariah ini adalah dari sisi akad dan tingkat legalitas yang membuatnya berbeda dengan bank konvensional.

Sistem Pinjaman Bank Syariah Tanpa Riba

Seperti diketahui bahwa di dalam Islam sendiri bentuk kegiatan riba sangat lah menyalahi akan syariat Islam. Begitu pun yang juga diterapkan di dalam sistem bank syariah ketika Anda berniat akan meminjam uang atau melakukan aktivitas lainnya dengan bank syariah seperti investasi saham pemula yang tidak akan bertentangan dengan ajaran Islam. 

Ketika Anda melakukan peminjaman uang di bank syariah misalnya dengan jumlah 1 juta, maka pembayaran juga akan 1 juta. Ini lah yang terkadang masih menjadi pertanyaan dari beberapa nasabah. Namun dalam hal ini bank syariah menggunakan akad di dalam pengoperasiannya. Akad yang dilakukan pun bermacam-macam, seperti bagi hasil, jual beli, sewa-menyewa, dan gadai. 

Sehingga, ketika  Anda melakukan peminjaman sejumlah dana di bank syariah, maka sistem pinjaman bank syariah yang terbebas dari bunga tidak berarti menggunakan pembiayaan yang berjumlah sama atau dikembalikan dalam jumlah yang sama sesuai dengan peminjaman. Namun, hal tersebut disesuaikan dengan akad yang digunakan oleh nasabah di dalam melakukan peminjaman tersebut.

Cara Meminjam Uang Di Bank Syariah

Untuk bisa meminjam uang di bank syariah, maka cara ini lah yang bisa Anda jadikan sebagai pedoman.

  1. Melengkapi Persyaratan Administrasi

Dokumen-dokumen yang Anda butuhkan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Namun jika Anda bekerja, maka biasanya Anda juga akan dimintai surat keterang kerja dari perusahaan, slip gaji, dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

  • Mengkonsultasikan Pinjaman

Konsultasi ini bisa Anda lakukan dengan mendatangi langsung bank syariah terdekat dan melakukan konsultasi mengenai jumlah uang yang akan dipinjam dan jenis akad peminjaman yang sesuai.

  • Ketahui Syarat Pinjaman

Ketahui dengan jelas akan persyaratan atau ketentuan peminjaman yang Anda lakukan di bank syariah. Misalnya saja seperti minimal pinjaman, masa maksimal akan jatuh tempo dari peminjaman, dan sebagainya.

  • Penandatanganan Persetujuan Peminjaman

Setelah semua persyaratan sudah Anda penuhi, maka bank pun akan memberikan surat perjanjian pinjaman yang di dalamnya terkait dengan ketentuan bagi hasil dan konsekuensi. Surat tersebut akan ditandatangani oleh kedua belah pihak.

  • Menerima Pinjaman

Pinjaman ini akan Anda terima secara tunai dan bisa Anda kelola dengan sebaik-baiknya karena sudah menjadi milik Anda. 

  • Pengembalian Pinjaman

Ketika keuntungan atau laba yang didapatkan oleh Anda sudah cukup, maka Anda wajib untuk segera memberikan bagi hasil tersebut kepada bank yang disesuaikan dengan ketentuan di dalam surat perjanjian. Sehingga, dalam peminjaman di bank syariah ini Anda bisa mengurusnya dengan mudah dan akan mendapatkan uang secara tunai. Sistem pinjaman bank syariah ini pun Anda cukup dengan membayarkan dengan sistem bagi hasil.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Peluang Usaha 2022 Klik Disini COD Free Ongkir Klik Disini